Suara.com - Pedangdut Via Vallen mengaku jadwal manggungnya berantakan gara-gara virus corona atau covid-19. Penyanyi asal Surabaya itu menyebut beberapa panggungnya akan dijadwal ulang.
"Ada, banyak (manggung direschedule). Bukan dibatalin tapi kayak mundur jadwalnya jadi bulan April," kata Via Vallen saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (15/3/2020).
Perubahan jadwal manggung itu diputuskan timnya demi menghindari risiko penyebaran virus corona yang sedang mewabah di Tanah Air.
"Ya emang sejauh ini lebih baik hindari keramaian," imbuh pelantun 'Sayang' tersebut.
Ditambah, penyebaran virus corona memang diketahui sangat agresif. Sebabnya, Via Vallen sekarang lebih waspada.
"Ya kita semua harus hati-hati. Kita kan nggak pernah tahu orang yang di sekitar kita sehat atau nggak," kata Via Vallen.
"Dan penyebarannya itu gampang banget. Orang batuk nggak nutup dan kena kita aja itu bisa ketularan," sambungnya lagi.
Perempuan 28 tahun itu juga mengimbau agar tak menyentuh area wajah demi terhindar dari penularan virus corona. Ia juga berharap pemerintah segera temukan vaksin untuk mengatasi virus tersebut.
"Semoga corona bisa berhasil atau setidaknya ditemukan vaksinnya," pungkas Via Vallen.
Video Editor: Sulistyo Jati K
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
-
Berapa Honor Aldi Taher Manggung di Jepang?
-
Sibuk Jualan Burger, Aldi Taher Diundang Manggung di Jepang
-
Via Vallen Umumkan Hamil Anak ke-2, Pamer Baby Bump di Tengah Salju
-
Rayakan Tahun Baru, Joget Centil Marion Jola Lawan Hujan di Panggung Bundaran HI
-
Via Vallen Bagikan Kenangan Masa Lalu, Momen bersama Sang Ayah Bikin Haru!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
"Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu
-
Jadi Tersangka KPK, Gus Yaqut Jelaskan Perihal Pembagian Kuota Haji
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
-
DPR Minta Evaluasi LPDP, Usai Dwi Sasetyaningtyas Viral Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
-
Bikin Merinding, Joko Anwar Pakai Lagu Cicak-cicak di Dinding di Film Ghost in the Cell
-
Tegas Hina Negara, Penerima LPDP Bakal Di-blacklist Pemerintah
-
Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
-
Anak Tewas di Tangan Ibu Tiri, Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam