Suara.com - Made Dyah Agustina atau yang biasa disapa Inem membuka sebuah sanggar seni tari bernama Artha Dance. Tempat tersebut ia bangun dengan tujuan untuk melestarikan kesenian, sekaligus menjadi ajang olah tubuh bagi anak-anak.
"Artha Dance ini selain jadi tempat anak-anak untuk mengolah tubuh juga menjadi tempat saya mengasah kreativitas karena kalau tidak diasah mungkin kreativitas saya sudah mati," katanya saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.
Di saat pandemi seperti ini Inem mengatakan banyaknya permintaan dari orang tua siswa untuk kembali membuka sanggar setelah vakum selama 4 bulan. Di samping kegiatan sekolah online yang terus berlangsung, baik siswa maupun orang tua juga sudah mulai jenuh untuk terus berkegiatan dari rumah saja.
Untuk menjaga kondisi setiap siswanya, Dyah membatasi jumlah anak-anak dalam setiap pertemuan menjadi hanya 7 hingga 11 orang saja. Sebelum membuka sanggar, Dyah juga sudah terlebih dahulu mengajukan izin kepada RT setempat untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan anak-anak.
Selain jumlah siswa yang dibatasi, dalam setiap sesi latihan, setiap anak juga diminta untuk tetap mengenakan masker. Sebelum memasuki area latihan, mereka dipastikan mencuci tangan terlebih dahulu dan diukur suhu tubuhnya.
Video Editor: Dewi Yuliantini
Berita Terkait
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan