Suara.com - Perang di Nagorno-Karabakh, wilayah perbatasan antara Armenia dan Azerbaijan berakhir dengan kesepakatan damai, setelah konflik berdarah yang berlangsung selama enam minggu.
Diperkirakan 5.000 orang meninggal dunia dalam perang tersebut dan ribuan lainnya harus mengungsi. Tak hanya tentara, warga sipil pun menjadi korban.
Sebagian besar warga Armenia memprotes kesepakatan damai tersebut karena dianggap sebagai wujud penyerahan diri terhadap kekuasaan Azerbaijan. "Mereka semua mati sia-saia," kata salah seorang warga. "Kenapa tadinya tidak berikan saja tanahnya, tanpa harus berperang?"
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Statistik Luar Biasa Bruno Fernandes Usai Portugal Pesta Gol 9-1, Tanpa Ronaldo Bukan Masalah
-
Bantai Armenia 9-1, Bruno Fernandes: Kami Selalu Ingin Menang dengan Cara yang Sama
-
Bantai Armenia 9-1, Portugal Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Ronaldo dan Joao Felix Menggila, Portugal Hancurkan Armenia 5-0
-
Armenia vs Portugal: Laga Emosional Perdana Selecao Pasca Kepergian Diogo Jota
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Duet Konser Lintas Kota 'Ultraverse Festival', Afgan ke Rossa: Habis Ini Video Call Ya
-
Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama
-
Menko Airlangga: Ekonomi Nasional Kuat dan Stabil!
-
Menhan Sebut Pers Punya Peran Strategis Jaga Nasionalisme
-
Perselisihan Rumah Tangga Dominasi Penyebab Perceraian di Indonesia
-
Pernyataan Hogi Minaya dan Istri usai Kasusnya Dihentikan
-
Kejari Sleman Umumkan Penghentian Penuntutan Terhadap Tersangka Hogi Minaya
-
Kaesang Singgung Ketidakhadiran Bapak J saat Rakernas
-
Kapolresta Sleman Dinonaktifkan, Coreng Citra Polri Buntut Kasus Hogi Minaya
-
Mengagetkan! Dirut BEI Iman Rachman Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ini Alasannya