- Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, menyatakan hubungan bilateral dengan Rusia saat ini berada pada level terbaik sepanjang sejarah.
- Pashinyan menegaskan komitmen menjaga komunikasi intensif dengan pemimpin Rusia guna memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor kerja sama.
- Pemerintah Armenia membantah adanya konflik ekonomi serta menolak narasi pihak asing yang ingin merusak stabilitas kedua negara.
Suara.com - Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, menyatakan bahwa hubungan bilateral antara Armenia dan Rusia saat ini berada pada level terbaik sepanjang sejarah.
"Hubungan antara Armenia dan Rusia berada pada tingkat tertinggi yang pernah ada. Lihatlah dinamika pertemuan antara para pemimpin Armenia dan Rusia, panggilan telepon, kontak, kunjungan, dan bandingkan dengan periode sebelumnya," kata Pashinyan pada Rabu.
Ia menegaskan tetap menjaga komunikasi intens dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, serta Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin.
"Kami tidak pernah, tidak sedang, dan tidak akan berdebat dengan Rusia. Semua upaya untuk menyeret kami ke dalam konfrontasi, politik atau ekonomi, adalah hal yang sia-sia," ujar Pashinyan.
Menurutnya, kebijakan keseimbangan Armenia tetap berfokus pada menjaga hubungan erat dengan Moskow sebagai mitra strategis.
Pashinyan juga mengkritik pihak-pihak yang memprediksi akan terjadi konflik ekonomi antara kedua negara. Ia menilai narasi tersebut justru berpotensi merusak stabilitas Uni Ekonomi Eurasia.
"Mereka yang berusaha mengganggu persahabatan dan persaudaraan antara Armenia dan Rusia adalah agen asing," katanya.
Selain itu, Pashinyan menyebut kunjungannya ke Moskow beberapa waktu lalu berjalan sukses dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.
Ia menambahkan, kedua negara telah mencapai kesepakatan strategis untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor.
Baca Juga: Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
(Antara)
Berita Terkait
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend