Tato Mentawai Hampir Punah: Pengingat Bagi Orang-orang Mentawai Atas Leluhurnya

Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:05 WIB

Suara.com - Viator Simanri Sakombatu, 33 tahun, adalah seorang sipatiti atau seniman tato khas Mentawai dari Pokai, Siberut utara. Dia lebih dikenal dengan nama Bajak Letcu.

Dengan alat tato dari kayu yang disebut lilipat patitik, Bajak Letcu beraksi. Dia adalah satu dari sedikit sipatiti yang tersisa kini. Desa Simatalu, Pulau Siberut, merupakan kampung tato terakhir di Kepulauan Mentawai.

Tato masih dianggap sangat penting oleh sejumlah masyarakat adat Mentawai, namun keberadaan seni merajah tubuh ini telah hampir punah.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com