Suara.com - Di tengah situasi Myanmar yang makin memanas dan mengarah ke 'perang sipil', sekelompok polisi mengalami dilema. Mereka harus memilih apakah tetap setia kepada junta militer, atau membelot untuk berjuang bersama masyarakat sipil.
Sejak kudeta militer pada 1 Februari, polisi selalu menjadi pasukan yang ditempatkan paling depan untuk membubarkan segala bentuk gerakan masyarakat sipil penentang militer.
Saat ini ada lebih dari 70 polisi yang memutuskan untuk membelot, dengan konsekuensi yang cukup berat.
Komentar
Berita Terkait
-
4 Tahun di Bawah Kudeta Militer, Jurnalis di Myanmar Hidup dalam Bayang Penangkapan dan Serangan
-
Krisis Nepal Membara! Parlemen Hangus, Pemerintah Jatuh, Militer Ambil Alih
-
Selebgram AP Ditangkap di Myanmar karena Temui Organisasi Terlarang, Arnold Putra?
-
Tewaskan 4 Ribu Lebih Warga, Status Darurat Myanmar Diperpanjang 6 Bulan
-
Profil Presiden Burkina Faso Ibrahim Traore yang Dukung Kudeta Militer Niger
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Perkara Rp75 Ribu Guru Telanjangi 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
-
Marah! Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Mencak-mencak Saat Sidak Dapur Gizi
-
Cerita Inspiratif - Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
Langkah yang Bicara: Kisah Fai dan Perjuangan Membangun Ruang Inklusi
-
Jadi Juri The Icon Indonesia, Ardhito Pramono Cari Seniman Bukan Cuma Penyanyi
-
Libur Imlek Dongkrak Penumpang Kereta Cepat Whoosh, Tembus 25 Ribu per Hari
-
Dicap Andre Taulany Aktris Termahal, Ini Respons Asri Welas
-
Guru Lakukan Hal Tak Senonoh pada 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
-
Prabowo Minta Video Hina MBG Dikumpulkan, Bakal Ditonton Setiap Malam
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan