Suara.com - "Kadang-kadang lagi tidur terbawa ke mimpi teringat kejadian itu… Trauma tidak bisa lupa, lengket benar-benar. Ibarat luka yang disayat-sayat dengan pisau silet, saking pedasnya..."
Ketika ditemui di rumahnya yang berlokasi di Desa Sekar Biru, Bangka Barat, Sariah tak henti-hentinya berlinang air mata saat mengingat insiden yang mengoyak luka fisik hingga trauma abadi dalam hidupnya.
Sariah beberapa kali menopang tangan kirinya di badan karena diserang rasa nyeri. Perempuan paruh baya berusia 54 tahun ini adalah satu dari ratusan korban serangan mematikan buaya muara, atau Crocodylus porosus, yang dikenal sebagai spesies buaya terbesar di dunia dan sering menyerang manusia.
Apa yang dialami Sariah hanyalah satu dari ratusan konflik buaya muara dan manusia yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Crocodile Attack Database atau CrocBITE - basis data online yang mencatat serangan buaya ke manusia di dunia - menempatkan Babel di urutan empat besar serangan buara muara terbanyak di Indonesia dengan 86 serangan.
Sebanyak 35 orang dilaporkan meninggal dunia. Pegiat satwa, aktivis lingkungan, hingga pemerintah satu suara: konflik manusia dan buaya yang semakin masif terjadi di Babel dipicu oleh maraknya aktivitas pertambangan timah ilegal.
Berita Terkait
-
The Trauma Code: Heroes on Call, Drama Medis yang Sat-set dan Bikin Tegang
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
KAI Daop 1 Jakarta Evakuasi KA Bandara yang Tertemper Truk di Rawa Buaya
-
Childfree dalam Perspektif Psikologi: Pilihan Rasional atau Respons Trauma?
-
Kasus Pelecehan Seksual Ramai, Leona Agustine Ungkap Trauma Serupa
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Daun Pisang Jadi Tren, Toko Es Krim Ini Mendadak Kreatif Efek Harga Plastik Naik
-
Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
-
Penyanyi Nggak Harus Bersuara Bagus Menurut Ahmad Dhani: Yang Penting Ikonik!
-
Enggan Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
Wacana Pangkas Gaji Menteri, Purbaya Nyatakan Tak Keberatan, Sebut Bisa Capai 25 Persen
-
Desta Turun Gunung Jadi Host The Icon Indonesia, Atas Arahan Ahmad Dhani
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS
-
Bahlil Pastikan Stok LPG Aman di Atas 10 Hari
-
Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar: Ongkos Haji Akan Tetap Turun