Video / News
Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:00 WIB

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI menyoroti risiko distribusi susu formula dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Peringatan itu disampaikan IDAI melalui siaran pers resmi pada Kamis, 21 Mei 2026.

Meski mengapresiasi program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi anak, IDAI memberi catatan kritis terhadap petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional atau BGN.

IDAI juga mengingatkan, distribusi produk pengganti ASI secara nasional tanpa perlindungan laktasi yang kuat berisiko dapat memicu efek domino yang merugikan seperti memfasilitasi terjadinya promosi silang produk susu buatan, meruntuhkan angka keberhasilan laktasi, serta merosotnya capaian target ASI eksklusif nasional.

Creative/Video Editor: Najwa/Yansen

Load More