Suara.com - Praktisi pendidikan Najelaa Shihab mengkritik ekosistem pendidikan di Indonesia yang dinilai kurang inovasi untuk jangka panjang. Padahal, inovasi harus terus tumbuh agar ekosistem pendidikan juga maju.
"Inovasi harus tumbuh terus karena ekosistem pendidikan yang maju pasti karena banyak inovasi. Ekosistem pendidikan Indonesia itu terus terang belum menyuburkan inovasi. Karena banyak sekali inovasi-inovasi itu yang cuma sementara sifatnya," kata Najelaa ditemui di festival Belajaraya di Pos Bloc Jakarta, Minggu (4/8/2024).
Menurut dia, inovasi-inovasi jangka pendek itu, sering kali dilakukan oleh organisasi pendidikan sendiri juga pemerintah.
"Kalau di komunitas atau organisasi itu biasanya jalan 2-3 tahun habis itu berhenti gerakannya. Kalau di pemerintah itu jalan 5 tahun, habis itu ganti pemangku kebijakan itu kayak ngulang lagi dari awal," imbuhnya. Simak video lengkpanya!
Berita Terkait
-
Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional
-
Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis
-
Double Degree Makin Diminati, Ini Manfaatnya untuk Peluang Karier Global
-
Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi
-
Kuliah di Persimpangan Zaman: Masihkah Menjadi Investasi Terbaik?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jelajahi ARTJOG 2026, Awal Trilogi Baru "Ars Longa: Generatio"
-
Diskakmat Guru Besar Soal Kinerja 8 Tahun, Jawaban Mentan Amran Malah Bawa-Bawa Analogi Suami Istri
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes
-
Bupati Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Nadiem Makarim Siap Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara
-
Prancis Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Pasca Gasak Swedia 3-0
-
Amankan 10 Orang pada OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri
-
Siap Adu Ahli, Polda Metro Jaya Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi
-
Indonesia Gelontorkan Rp73,5 Triliun Per Tahun Atasi Masalah Iklim
-
Hasil Putusan, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!