Suara.com - Kelompok pecinta alam, pegiat lingkungan, masyarakat adat dan akademisi yang menamai diri Aliansi Rinjani Memanggil, menolak rencana proyek fasilitas wisata glamping dan seaplane di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
Alih-alih memperketat prosedur pendakian dan evakuasi menyusul kasus kematian turis asal Brasil, Balai TNGR justru menambah beban kelestarian Rinjani, menurut aliansi.
Aliansi mengatakan proyek yang akan berada di kawasan Danau Segara Anak ini dapat berdampak terhadap lingkungan dan satwa yang dilindungi, termasuk "mengotori" tempat suci dan "jantung" masyarakat Nusa Tenggara Barat.
PT Solusi Pariwisata Inovatif (PT SPI) mengatakan untuk memperoleh izin, pihaknya telah mengikuti ketentuan menyeluruh dari otoritas, termasuk proses analisis dampak lingkungan (AMDAL).
Sementara itu, Balai TNGR membuat klaim belum mengeluarkan izin operasi untuk PT SPI. Pengurus lembaga ini juga membantah tudingan aliansi mengenai pihaknya hanya mengurus bisnis kawasan Rinjani hingga mengabaikan tugas konservasi.
Tag
Berita Terkait
-
Kaesang Minta Kader PSI NTB Belajar dari Senior, Dorong Regenerasi Menuju Kursi DPRD
-
Akses Perdagangan Karbon Kini Lebih Terbuka, Bagaimana Masyarakat Adat Bisa Ikut?
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Tanggapi Gugatan Rp300 T Immanuel Ebenezer, KPK: Fokus Saja di Persidangan!
-
NGORBIT: Yusuf Mahardika & Zulfa Maharani Ungkap Sisi Emosional di Balik Layar Crocodile Tears
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?
-
Strategi Metropolitan Land Mengelola Risiko di Tengah Dinamika Properti
-
91 Persen Koruptor Didominasi Laki-Laki, Benarkah Perempuan Lebih Antikorupsi?
-
Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia
-
Geger Unggahan Video Amien Rais, Komdigi dan Bakom RI Beri Pernyataan!
-
Baru Kerja 3 Hari dan Dilatih Sehari, Ini Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Maut
-
Viral Prajurit TNI AL Lawan Arah Lalu Gebrak Ambulans, Akhir-akhirnya Minta Maaf