Suara.com - Fakta baru terungkap di balik insiden penjarahan rumah Nafa Urbach di Bintaro, Tangerang Selatan. Warga dan aparat keamanan yang berada di lokasi ternyata sempat diancam sebelum para penjarah masuk.
Heri, tetangga Nafa Urbach menggambarkan situasi genting saat subuh, di mana rumah artis dan politisi itu dijarah. Menurut Hari, jumlah massa yang datang begitu besar sehingga tidak sebanding dengan petugas keamanan.
Pihak keamanan, baik dari sekuriti kompleks maupun aparat, tidak bisa berbuat banyak untuk menghalau mereka.
"Bukan dipersilakan, tetapi kita tidak bisa membendung massa itu, gitu," kata Hari ditemui di komplek rumah Nafa Urbach kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Selasa, 2 September 2025.
Terlebih saat para penjarah mulai melakukan intimidasi. Hari menyebut seorang petugas keamanan bahkan diancam dengan sebuah barbel yang diayun-ayunkan ke arahnya. "Jadi security itu diancam dengan barbel atau apa yang diayun-ayunkan ke dia," ungkapnya.
Menghadapi ancaman dan jumlah massa yang banyak, warga dan aparat yang jumlahnya terbatas, pasrah. "Ya tidak bisa membendung. Kalau kita lawan, pasti habis kita. Karena security jumlahnya terbatas sekali," jelas Hari.
Berita Terkait
-
Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Zack Lee Bongkar Rahasia Kompak Asuh Anak Bareng Nafa Urbach
-
Eko Patrio dan Keluarga 'Siap' Kembali ke Rumah, Pasca Penjarahan 6 Bulan Lalu
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan