Suara.com - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi insiden mobil milik bank BUMN yang terbakar saat membawa uang Rp4,6 miliar di Polewali Mandar.
Ia menyebut belum mengetahui detail kronologi dan menegaskan bahwa hilangnya uang itu tetap menjadi tanggung jawab bank karena bagian dari operasional mereka.
Purbaya juga menyampaikan bahwa ia mempertanyakan apakah pengiriman uang itu ditanggung asuransi, sebab jika ada pertanggungan maka kerugian bisa dialihkan kepada perusahaan asuransi.
Purbaya mengatakan informasi yang ia ketahui sejauh ini hanya berasal dari desas-desus publik yang merasa heran uang sebanyak itu bisa cepat hangus.
Namun ia menolak berspekulasi dan meminta seluruh dugaan tindak kriminal diserahkan kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang bisa menyimpulkan apa pun terkait kejanggalan yang ramai dipertanyakan masyarakat.
Host/Video Editor:Gita/Matthew
Berita Terkait
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Imbas Polemik Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Sebut 600 Awardee Tengah Diselidiki
-
Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas
-
Saat Menkeu Minta Rakyat Diam: Matinya Nalar Kritis di Balik Anggaran
-
Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan
-
Pemerintah: Tarif Trump ke Produk RI Masih Berpeluang Direvisi
-
Pakar UI Ingatkan Indonesia Waspadai 'Akal Bulus' Israel dalam Rekonstruksi Gaza
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Tanggapan Purbaya, Kemenkeu Klarifikasi soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan