Video / News
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:20 WIB

Suara.com - Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat presiden yang berupa arahan dan pembekalan kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah.

Presiden Prabowo Menerangkan bahwa para pimpinan BUMN terdahulu yang tidak mengelola perusahaan dengan baik harus siap-siap segera dipanggil kejaksaan agung. Peringatan ini disampaikan sembari beliau mengungkap keberhasilannya mengatur aset senilai 1 triliun dolar Amerika Serikat dalam satu manajemen dari 1.040 Perusahaan.

jumlah perusahaan yang terlalu banyak tersebut merupakan bentuk pengelolaan yang tidak efektif dan harus dikoreksi. Ia menegaskan bahwa dengan jumlah lebih dari seribu perusahaan adalah akal-akal an dan pimpinan BUMN terdahulu harus bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

Presiden Prabowo juga turut menyampaikan adanya pihak yang mengejek beliau karena hanya bisa bicara di podium. Menanggapi kritik tersebut, Presiden menyatakan untuk tunggu saja panggilan dan jangan menantangnya. Ia menegaskan tidak gentar terhadap tekanan maupun tantangan, karena beliau hanya bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa dan rakyat Indonesia.

Arahan Presiden tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh kepala daerah yang hadir. Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025 2/2/2026.

Creative/Video Editor: Awa/Leo

Load More