Suara.com - Keberhasilan ekonomi nasional secara fundamental bertumpu pada supremasi hukum yang memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan bagi seluruh pelaku usaha.
Dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai destinasi investasi global, profesionalisme aparat penegak hukum menjadi parameter utama yang menentukan tingkat kepercayaan pasar serta stabilitas iklim usaha.
Namun, dalam dinamika terkini, muncul diskursus publik mengenai penerapan instrumen hukum yang dipandang kurang proporsional terhadap para pengambil kebijakan dan pelaku sektor strategis.
Munculnya berbagai fenomena hukum yang menyentuh ranah administrasi bisnis dan kebijakan publik telah memicu kekhawatiran mengenai terjadinya pergeseran dari semangat penegakan hukum yang bersifat korektif menjadi tindakan yang bersifat represif-kontraproduktif.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah refleksi kritis dan multidisipliner untuk membedah sejauh mana profesionalisme penegakan hukum kita telah mampu menjaga keseimbangan antara penindakan pelanggaran dengan perlindungan terhadap iklim investasi.
Melalui partisipasi para pakar dari bidang ekonomi, hukum internasional, tata negara, hingga budaya, diskusi ini diharapkan mampu memetakan tantangan hukum di tahun mendatang serta mengembalikan marwah hukum sebagai pengayom aktivitas ekonomi nasional.
Selengkapnya saksikan live berikut ini.
Berita Terkait
-
Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
-
Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG
-
Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang
-
CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!
-
Mundur Jadi Pengacara Sony Sanjaya di Kasus Korupsi BGN, Elsa Syarief Ungkap Alasannya
-
Gibran Rakabuming Gandeng Mahasiswa Pantau Langsung Tata Kelola MBG di Indonesia Timur
-
Ahli Pendidikan Tolak Adanya MBG: Lebih dari 2 Juta Pegawai Kantin Tergusur karena Program Ini
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit