Suara.com - Keberhasilan ekonomi nasional secara fundamental bertumpu pada supremasi hukum yang memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan bagi seluruh pelaku usaha.
Dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai destinasi investasi global, profesionalisme aparat penegak hukum menjadi parameter utama yang menentukan tingkat kepercayaan pasar serta stabilitas iklim usaha.
Namun, dalam dinamika terkini, muncul diskursus publik mengenai penerapan instrumen hukum yang dipandang kurang proporsional terhadap para pengambil kebijakan dan pelaku sektor strategis.
Munculnya berbagai fenomena hukum yang menyentuh ranah administrasi bisnis dan kebijakan publik telah memicu kekhawatiran mengenai terjadinya pergeseran dari semangat penegakan hukum yang bersifat korektif menjadi tindakan yang bersifat represif-kontraproduktif.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah refleksi kritis dan multidisipliner untuk membedah sejauh mana profesionalisme penegakan hukum kita telah mampu menjaga keseimbangan antara penindakan pelanggaran dengan perlindungan terhadap iklim investasi.
Melalui partisipasi para pakar dari bidang ekonomi, hukum internasional, tata negara, hingga budaya, diskusi ini diharapkan mampu memetakan tantangan hukum di tahun mendatang serta mengembalikan marwah hukum sebagai pengayom aktivitas ekonomi nasional.
Selengkapnya saksikan live berikut ini.
Berita Terkait
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia
-
Pastikan Penegakan Hukum Tepat Sasaran, Komisi III akan Sosialisasikan KUHP Baru ke Semua Kapolres
-
DeepTalk Podcast: Hukum Acara Jadi Benteng atau Alat Kekuasaan? Tonton Analisis Tajam Feri Amsari
-
IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman
-
Detik-detik Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah di Duren Sawit, Pelaku Langsung Tancap Gas!
-
Viral Pria Nemplok di Kap Mobil Mewah di Jalanan Jakbar, Teriak Minta Tolong
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
MGBKI Soroti Kegagalan Sistem, Buntut Dokter Magang di Jambi Meninggal Kelelahan
-
Disomasi Usai Kasus Suami VCS Viral, Clara Shinta Ngadu ke Komnas Perempuan
-
Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid
-
Mobil Pengantar Haji Hantam KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Orang Tewas
-
Vokalis Speed Kaget dengan Ribuan Massa Hardcore Jakarta: Gila Banget Bro!
-
Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan