Suara.com - Sorotan publik tertuju pada Gubernur Kalimantan Timur setelah muncul perbincangan mengenai gaya hidup dan usulan pengadaan mobil dinas baru.
Perhatian ini mencuat usai beredar informasi bahwa sang gubernur, Rudy Mas’ud diketahui memiliki jam tangan mewah yang nilainya mencapai Rp2,5 miliar.
Di saat yang sama, ia juga mengusulkan pengadaan mobil dinas baru dengan anggaran sekitar Rp8,5 miliar.
Isu ini ramai dibahas publik karena dinilai kontras dengan besaran gaji resmi kepala daerah. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, gaji pokok gubernur di Indonesia berkisar sekitar Rp3 juta per bulan, di luar berbagai tunjangan jabatan dan fasilitas negara yang melekat pada posisi tersebut.
Menanggapi polemik yang berkembang, pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa pengadaan kendaraan dinas merupakan bagian dari kebutuhan operasional jabatan dan mengikuti mekanisme penganggaran yang berlaku. Sementara itu, kepemilikan barang pribadi disebut tidak menggunakan anggaran negara.
Meski demikian, perdebatan di ruang publik terus mempertanyakan sensitivitas pejabat di tengah kondisi ekonomi masyarakat, sementara pihak lain menilai hal tersebut masih dalam koridor aturan selama tidak melanggar hukum.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
Berita Terkait
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026
-
300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah