Video / News
Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perhatian dunia setelah mengusulkan agar AS mendapatkan bagian dari tarif kapal yang melintas di Selat Hormuz. Wacana ini bahkan membuka peluang kerja sama dengan Iran dalam pengelolaan jalur pelayaran strategis tersebut.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur paling penting bagi distribusi minyak dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan global melewati wilayah ini. Setiap kebijakan yang menyangkut jalur ini dipastikan berdampak besar terhadap ekonomi global, termasuk harga energi dan stabilitas perdagangan internasional.

Namun, usulan “tol laut” ini menuai pro dan kontra karena dinilai tidak lazim dalam hukum internasional. Banyak pihak khawatir kebijakan tersebut justru akan memperburuk ketegangan geopolitik dan meningkatkan biaya logistik dunia. Simak selengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya

Load More