News / Internasional
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB
Ilustrasi - Amerika Serikat menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal Iran di Bandar Abbas. CENTCOM mengklaim serangan itu hanya tindakan pertahanan diri. (AFP)
Baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat menyerang fasilitas pertahanan dan dua kapal Iran di Bandar Abbas pada Senin, 26 Mei 2026.
  • AS berdalih serangan defensif tersebut dilakukan untuk melindungi personel dari ancaman pemasangan ranjau di Selat Hormuz.
  • Operasi militer tersebut mengakibatkan ledakan besar di Iran selatan serta meningkatkan ketegangan di jalur perdagangan minyak dunia.

Suara.com - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran di tengah kesepakatan gencatan senjata yang masih berlangsung.

Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta sistem pertahanan udara di Bandar Abbas, Iran selatan.

Namun, pihak militer AS mengklaim operasi tersebut merupakan tindakan pertahanan diri untuk melindungi personel mereka dari ancaman militer Iran.

Juru Bicara Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, membenarkan adanya operasi militer tersebut.

“Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi personel kami dari ancaman pasukan Iran,” kata Hawkins kepada Fox News pada Senin (26/5/2026).

AS Berdalih Lindungi Personel dari Ancaman Iran

Menurut Hawkins, serangan itu menyasar lokasi peluncuran rudal dan kapal Iran yang dituduh sedang berupaya memasang ranjau laut di Selat Hormuz.

“Komando Pusat AS terus melindungi pasukan kami sambil tetap menahan diri selama gencatan senjata berlangsung,” ujarnya.

Meski demikian, pihak CENTCOM belum memberikan bukti rinci terkait tuduhan ancaman ranjau laut tersebut.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Hawkins juga tidak menjelaskan secara detail lokasi serangan maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat operasi militer itu.

Seorang pejabat senior AS yang berbicara kepada jurnalis Fox News, Jennifer Griffin, menyebut dua kapal Iran yang dihancurkan diduga tengah melakukan pemasangan ranjau di Selat Hormuz.

Ledakan Guncang Bandar Abbas

Laporan lain menyebut jet tempur AS turut menghancurkan sistem rudal permukaan-ke-udara milik Iran di wilayah Bandar Abbas.

Sejumlah media Barat menggambarkan operasi itu sebagai tindakan defensif dan menegaskan bahwa serangan tersebut tidak menandai berakhirnya gencatan senjata.

Sementara itu, media lokal Iran sebelumnya melaporkan suara ledakan besar yang terdengar di sejumlah wilayah selatan negara tersebut.

Load More