Suara.com - Industri film horor Indonesia kembali kedatangan penantang baru yang berani tampil beda.
Di tengah gempuran film horor yang mengandalkan urban legend dan rentetan jumpscare, film terbaru bertajuk Juminten Edan hadir menawarkan sesuatu yang lebih dalam; sebuah drama psikologis berbalut misteri yang kelam.
Disutradarai Dedy Mercy, Juminten Edan tidak hanya menjual sosok hantu yang menyeramkan, melainkan kekuatan narasi dan kerapuhan mental karakter utamanya.
Sang sutradara bahkan lebih memilih menyebut karyanya ini sebagai psychological thriller ketimbang horor konvensional.
Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada performa Meisya Amira. Memerankan karakter difabel yang mengalami tekanan mental hebat bukanlah perkara mudah, namun Meisya berhasil membawakannya dengan sangat natural.
Ekspresi ketakutan dan keputusasaannya saat harus terpisah dari sang anak menjadi momen emosional yang menyayat hati.
Dimas Aditya juga memberikan performa yang solid sebagai Manto. Ia jadi sosok suami yang setia dan satu-satunya orang yang tetap percaya pada Juminten di saat seluruh desa, bahkan keluarganya sendiri, menganggap istrinya telah gila.
Berbeda dengan film horor kebanyakan yang seringkali memiliki logika cerita yang longgar, Juminten Edan cukup rapi dalam menjaga rasa penasaran penonton.
Misteri demi misteri dijalin dengan apik dan baru terungkap secara perlahan menuju klimaks film. Juminten Edan jadi angin segar bagi perfilman horor Tanah Air.
Film ini membuktikan bahwa rasa takut tidak selalu datang dari wajah hantu yang hancur, melainkan dari trauma masa lalu dan ketidakberdayaan manusia.
Juminten Edan meneror layar lebar di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026. Baru-baru ini para cast Juminten Edan, mulai dari Meisya Amira, Dimas Aditya, hingga aktris cilik Sharon Jovian menyambangi kantor Suaradotcom untuk berbincang-bincang soal film terbaru mereka.
Simak obrolan serunya dalam episode Ngorbit kali ini.
Berita Terkait
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Wincos Beberkan Rahasia Kabin Mobil Tetap Dingin di Tengah Cuaca Terik dengan Kaca Film
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
5 Perbedaan Sepatu Lari Harian dan Sepatu Balap: Fungsi, Bantalan, hingga Ketahanannya
-
Lina Lie Membangun Imperium Bisnis dari Nol dan Misi Memberdayakan Perempuan
-
3 Toner Niacinamide dan Glycolic Acid untuk Ratakan Tesktur Kulit Sesuai Rekomendasi Dokter
-
Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama
-
IHSG Sesi I Hari Ini Terkonsolidasi Tipis, Ini Saham-saham Paling Banyak Diborong
-
Terobosan Baru Penanganan Kanker Prostat, Operasi Robotik Bikin Pemulihan Lebih Cepat