Suara.com - Menteri Keuangan singgung kebijakan ekonomi di era Presiden RI yang ke-6, yakni Jokowi. Penilaian tersebut dikeluarkan karena selama periode tersebut, swasta mengalami pertumbuhan lambat.
Dalam penjelasannya, ia menilai pertumbuhan uang primer hanya tumbuh sekitar 7 persen. Begitu pula dengan pertumbuhan kredit yang hanya naik di kisaran 5-7 persen.
Purbaya ingin kebijakan fiskal dan moneter lebih erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Salah satunya dengan instrument dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik pemerintah.
Creative/Video Editor: Lia/Michael