/
Senin, 08 Agustus 2022 | 14:05 WIB
Dokumen foto Brigjen Pol Krishna Murti. Brigjen Pol Krishna Murti mempertanyakan gelar seorang dukung yang sering disebut orang pintar. (@krishnamurti_bd91)

SuaraBandung.com - Viralnya perseteruan Gus Samsudin dan Pesulap Merah memantik banyak komentar publik. Bahkan lebih dari itu, seorang Perwira Tinggi Polri Brigadir Jenderal Polisi, Krishna Murti harus turun gunung "membongkar kasus" tersebut.

Brigjen Pol Krishna Murti tampak mengomentari satu di antara konten Gus Samsudin yang sedang pamer kekuatan melalui buah kelapa.

Dilihat dari akun instagram pribadinya @krishnamurti_bd91, sang jenderal mengunggah potongan video saat Gus Samsudin.

Dalam unggahan Gus Samsudin, Brigjen Pol Krishna Murti memamerkan trik pengobatan membelah kelapa hingga mengeluarkan lumpur.

Setelah itu, Brigjen Pol Krishna Murti mempertanyakan gelar seorang dukung yang sering disebut orang pintar.

Setelah itu, Brigjen Pol Krishna Murti juga memberikan jawaban untuk orang-orang yang suka mendatangi dukun.

"Kenapa dukun selalu disebut *orang pinter?* ya jawabannya karena yang datang ke dukun pasti orang gu*bl*k," tulis Krishna Murti di keterangan unggahan tersebut.

Dalam video yang diunggah, Gus Samsudin dan beberapa orang terlihat berada di sebuah ruangan. 

Di depannya tersedia beberapa alat yang akan digunakan untuk melakukan pengobatan.

Baca Juga: Pengacara Bharada E Ungkap Ada Perintah Habisi Brigadir J, Pemilik Senjata Akhirnya Terungkap

Ada kain putih yang diduga kain mori. Juga ada sesajen.

Gus Samsudin kemudian membuka kain putih tersebut. Di bawahnya tampak kelapa hijau yang masih utuh.

Gus Samsudin lalu mengambil sebilah parang dan membuka kelapa tersebut. Sebelum membuka kelapa, ia terlihat membaca mantra dan meniupkanny ke kelapa beberapa kali.

Setelah terbuka, kelapa tersebut ternyata mengeluarkan warna yang cukup keruh, tak seperti air kelapa pada umumnya.

Bahkan saat dituang ke dalam wadah, air kelapa tersebut juga berisi beberapa barang yang cukup mengerikan. Mulai dari keris kecil, tali pocong, hingga tanah kuburan.

Diduga saat itu Gus Samsudin tengah melakukan pemindahan penyakit ke buah kelapa. Krishna Murti berkomentar jika pengikutnya harus hati-hati berkomentar pada unggahannya.

Load More