/
Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:46 WIB
Irma Hutabarat dan pria berpeci yang sebut di Mako Brimob bisa makan, minum, keluar, dan main biliar. (Instagram @pembasmi.kehaluan.reall)

SuaraBandung.id - Ada tangkapan video lucu saat Ketua Komunitas Civil Society, Irma Hutabarat berapi-api menyuarakan pendapat soal transparansi keberadaan Irjen Pol Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Seorang pria berpeci dinilai berani jika menyebut di kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo bisa ngopo, makan, main biliar di Mako Brimob.

Sontak saja celotehan pria berpeci di belakang Irma Hutabarat ini memancing banyak komentar netizen.

Ada yang mengomentari dengan hal lucu, ada juga yang memberi peringatan pada bapak berpeci, jika ada tukang bakso di depan rumah.

Seperti diketahui jika Irma Hutabarat termasuk satu di antara aktivis yang terus mengikuti dan mengawal  perkembangan kasus penembakan Brigadir J.

Kemudian yang terbaru adalah dirinya menyoroti penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dan penempatan di Mako Brimob.

Irma dalam sebuah wawancara menanyakan lokasi terkini mantan kadiv propam tersebut setelah menjadi tersangka.

Akan tetapi ucapan Irma Hutabarat tak sampai selesai mengungkapkan pendapatnya.

Beberapa bapak-bapak di belakangnya malah bikin salah fokus dengan menimpali perkataan Irma dengan wajah datar dan kocak.

Baca Juga: Sergio Gomez Lagi Trending, Direkrut Manchester City?

"Di mana dia ditahan, apa yang dilakukan dipenjara? Sekarang kan kita nggak tahu, katanya mau transparan," ujar Irma.

Hal ini yang kemudian membuat Irma curiga dengan penahanan Ferdy Sambo.

"Kenapa kita nggak boleh tahu. Sukamiskin aja kita tahu, kita berhak dan wajib tahu dong, jangan-jangan mereka di sana.." belum selesai berkata-kata, omongan Irma terpotong oleh bapak-bapak berpeci hitam.

"Ngopi, makan, keluar, main billiar," sambung bapak-bapak di belakang Irma yang membuat orang di sekeliling mereka tertawa.

"Membuat persekongkolan.." sambung Irma, yang juga belum selesai namun disambat bapak-bapak lain berbaju kotak-kotak.

"Baru," ungkap si bapak-bapak.

Load More