SuaraBandung.com - Siapakah sosok sebenarnya dari wanita yang disebut polwan cantik yang ada di lingkaran Irjen Ferdy Sambo.
Polwan cantik AKP Rita Yuliana menjadi polisi yang paling diburu netizen setelah masuk dalam gerbong 25 anggota Polri yang dimutasi.
Setelah ditelisik dari berbagai sumber, AKP Rita Yuliana disebut-sebut memiliki kedekatan khusus dengan sang jenderal, meski belum terkonfirmasi.
Namun, jika dilihat dari jejak digital, polwan cantik AKP Rita Yuliana bukan polisi sembarangan.
AKP Rita Yuliana banyak menempati posisi strategis dan terbilang pesat dalam menapaki karier sebagai anggota Polri.
Nama AKP Rita Yuliana membuat penasaran netizen. Banyak foto AKP Rita Yuliana dibuat meme dan dikomentari dengan ragam komentar menarik.
Berikut adalah profil polwan cantik AKP Rita Yuliana yang disebut memiliki hubungan khusus dengan Ijrjen Ferdy Sambo.
Nama AKP Rita Yuliana menjadi viral usai diduga terseret kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Sosok AKP Rita Yuliana saat ini membuat penasaran publik karena dianggap memiliki hubungan khusus dengan Irjen Pol Ferdy Sambo. Saat ini, Ferdy Sambo diketahui telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Nelayan Nyambi Kurir Sabu di Balikpapan, Plastik Bening Disita Aparat
Profil AKP Rita Yuliana banyak dicari publik karena dugaan tersebut. Sebab, Rita Yuliana diduga menjadi awal muasal permasalahan ini terjadi.
Siapa sosok AKP Rita Yuliana? Berikut profil Rita Yuliana dirangkum dari berbagai sumber.
Biodata
AKP Rita Yuliana memiliki nama lengkap Rita Sorcha Yuliana. Namun, ia lebih dikenal dengan Rita Yuliana.
Polisi wanita tersebut kini berusia 30 tahun. Lahir di Selong, Lombok Timur, 1 Juli 1992. Saat ini ia memiliki akun Instagram @ritasorchayuliana yang telah memiliki 86 ribu pengikut.
Pendidikan
Tag
Berita Terkait
-
Disebut Wanita Spesial di Lingkaran Irjen Sambo, Status Polwan Cantik AKP Rita Yuliana Jadi Sorotan: seperti Surah Al-ikhlas
-
DPR Disenggol Soal Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J, Komisi III Sebut Mahfud MD Menteri Komentator hingga Diminta Belajar
-
Bukan Atas Nama Keadilan Polri Bongkar Kematian Brigadir J, IPW: 4 Kali Jokowi Ngomong, Tidak akan Mudah Mengembalikan Kepercayaan Publik
-
Irjen Ferdy Sambo Goreskan Sejarah Tinta Hitam di Tubuh Polri, "Perwira Tinggi Pertama" yang Tersangkut Pembunuhan Berujung Ancaman Hukuman Mati
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi