SuaraBandung.id - Untuk meyakinkan sejumlah lembaga, ternata diduga ada pertemuan besar yang diinisiasi mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.
Dalam pertemuan itu, perwakilan lembaga yang datang diajak nonton bareng oleh Ferdy Sambo.
Semua seakan sudah disiapkan sedemikian rupa untuk meyakinkan jika baku tembak dan pelecehan seksual benar adanya.
Soal pertemuan besar dengan beberapa lembaga ini diungkap langsung Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK, Edwin Partogi Pasaribu saat bicara dikatakannya dalam Rapat Dengar Pendapat atau RDP dengan Komisi III DPR pada 22 Agustus 2022.
Edwin Partogi Pasaribu menilai jika pertemuan dalam forum tersebut menurut LPSK untuk mendorong agar lembaganya segera berikan perlindungan istri Ferdy Sambo PC (Putri Candrawathi) dengan argumen Ferdy Sambo.
Dia mengatakan, menurut Ferdy Sambo dan Wadirum dalam pertemuan itu mengatakan pemberitaan media massa tone-nya negatif.
Ferdy Sambo mengatakan pemberitaan itu yang membuat istrinya terguncang.
"Pada rapat tersebut diputarkan video dari Magelang sampai rest area. Sampai rumah Saguling, ke TKP. Tapi, sudah ada sound effect dan ada narasi. Ada presentasi, bahwa ibu PC korban," jelas Edwin Partogi.
Kemudian untuk meyakinkan LPSK dan lembaga lain yang diundang, Ferdy Sambo kembali mengatakan bahwa Putri Candrawathi mengalami pelecehan seksual.
Baca Juga: Bawa Nama Kiai, Ulama, dan Habib, Kader PPP Minta Ketum Suharso Monoarfa Mundur karena Amplop
Setelah itu, kemudian ada peristiwa dimana Bharada E yang mendengar teriakan istri Ferdy Sambo melihat Brigadir J lalu saling tembak.
"Film diputar untuk meyakinkan para terundang bagaimana situasi PC sebagai korban pencabulan (Brigadir J)," kata Edwin Partogi.
Sejak itu, LPSK mengaku sudah mencurigai ada sesuatu yang keliru dalam pemutaran film dan presentasi tentang korban pelecehan Putri Candrawathi.
Dia melihat jika rekaman CCTV yang diperlihatkan di rumah Irjen Ferdy Sambo merupakan hasil editan.
Edwin Partogi pun menceritakan bagaimana Ferdy Sambo mengajukan perlindungan untuk istrinya sebagai korban pelecehan seksual.
Namun, setelah melihat video tersebut, dia justru mengatakan membuat LPSK merasa ganjil dan janggal.
Lebih dari itu, bahkan Edwin menyebut ada yang tak wajar tentang semua yang terjadi.
Dia melihat ada satu video yang justru dirasa ganjil olehnya. "Ada wilayah di video (rekaman CCTV) itu yang menurut kami sepertinya gak wajar," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo dalam Penguasaan Penuh Polri di Mako Brimob, Komnas HAM Kesulitan Cari Ponsel Brigadir J
-
Terbongkar Semua, Kejahatan Ferdy Sambo Berani Jual Istri dan Anak Buah hingga 36 Polisi Mati Jiwanya demi Tutupi Kematian Brigadir J
-
LPSK: Bharada E Siap Bongkar Ada Peran Jauh Lebih Besar Ketimbang Dirinya atau Atasannya di Kasus Kematian Brigadir J
-
Berharganya Nyawa Bharada E yang Kini Ditahan di Rutan Bareskrim, LPSK Singgung Soal Keamanan Eksekutor Brigadir J
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga