SuaraBandung.id - Gara-gara menceritakan soal "amplop kiai", Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa kini didesak mundur oleh kadernya sendiri.
Desakan mundur dari kalangan internal PPP, meminta Suharso Monoarfa dari kursi jabatan ketua umum.
Kabarnya, desakan muncul dari tiga majelis di PPP, yakni Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Kehormatan.
Dari keterangan yang didapat, ketiga majelis itu kabarnya sudah melayangkan surat yang isinya meminta Suharso Monoarfa berbesar hati mengundurkan diri dari jabatannya selaku Ketum PPP.
“Surat ini dilayangkan untuk merespon para kiai, ulama, dan habib yang beberapa hari terakhir memberi tanggapan atas pernyataan ketua umum di KPK beberapa waktu lalu,” ujar politisi PPP, Usman M Tokan atau Donnie Tokan, usai menyerahkan surat di Gedung DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Sebelum surat diberikan kepada Suharso, pihak-pihak terkait sudah mendapat masukan dari internal dan eksternal partai.
Sehingga, pada (Selasa/23/8), kata dia, surat dikirimkan ke DPP PPP untuk nantinya disampaikan kepada Suharso.
Suharso dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Bukan hanya didesak mundur, gara-gara curhat "amplop kiai", Suharso Monoarfa juga dilaporkan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Gak Bikin Kusam! Ini Warna Hijab yang Bikin Wajah Jadi Cerah
Suharso Monoarfa yang mengeluarkan pernyataan "amplop kiai" ini, kini harus bersiap menghadapi proses hukum.
Tentang adanya laporan pada Suharso Monoarfa, pihak Polda Metro Jaya sudah membenarkannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengonfirmasi laporan tersebut.
Laporan polisi yang dikirim ke Direktorat Reserse Kriminal Umum tersebut teregister dengan nomor LP/B/4281/VIII/2002/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal: 20 Agustus 2022. Laporan terhadap Suharso itu dilayangkan oleh pria bernama Ari Kurniawan.
Suharso dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 156 dan atau Pasal 156 A KUHP.
Suharso dianggap melanggar aturan tentang kebencian atau penghinaan terhadap suatu agama atau golongan di muka umum.
Berita Terkait
-
Dipicu 'Amplop Kiai', Ketum PPP Suharso Monoarfa Dituntut Mundur, Begini Duduk Perkaranya
-
Empat Pertimbangan Majelis Tinggi PPP Desak Suharso Monoarfa Mundur Dari Kursi Ketua Umum
-
Goyang Kursi Ketum PPP Suharso Monoarfa Gegara 'Amplop Kiai'
-
Sorotan Kemarin: Tuntut Ketum PPP Suharso Monoarfa Minta Maaf karena Ucapannya hingga Viral Pria Injak Pemotor
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Menambal Luka Masa Kecil di Novel Biantama Karya Carissa Alda
-
Berlangsung di 3 Kota, Bersama 300 Nasabah Top Tier, Inilah BRI Imlek Prosperity 2026 Penuh Makna
-
Cara Membuat Thumbprint Cookies Cokelat ala Devina Hermawan, Cocok untuk Suguhan Lebaran!
-
Niat Bayar Zakat Fitrah Sekeluarga: Arab, Latin, dan Artinya
-
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti
-
Sore Ini, Prabowo Gelar Sidang Kabinet Bahas Kesiapan Lebaran
-
Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?
-
Miliano Jonathans Absen, Berdampak Besar Terhadap Timnas Indonesia?
-
KY Periksa Etik 2 Hakim PN Depok yang Kena OTT di KPK
-
Wujudkan Pesisir Sehat di Tangerang, Desa Kampung Besar Bebas BABS Dideklarasikan