Suara.Bandung.id - Hari ini sedang berlangsung sidang etik Eks Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.
Dipastikan, tentang nasib Ferdy Sambo yang diduga memegang komando penuh atas pembunuhan Brigadir J, divonis hari ini.
Selain Ferdy Sambo, satu gerbong yang dikenal sebagai loyalis mantan Kadiv Propam ini juga akan segera tumbang.
Pasalnya, sudah 97 anggota Polri yang diduga terlibat membantu Ferdy Sambo saat ini sudah dikandangi Polri.
Ferdy Sambo tampak pasrah terkait sidang atas kasus kematian Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J digelar hari ini Kamis (25/8/2022) di TNCC Mabes Polri, Jakarta.
Berdasarkan pantauan Suara.com, para pimpinan sidang etik masuk ke ruangan sekitar pukul 09.30 WIB.
Penjagaan ketat polisi bersenjata lengkap juga terlihat di sana, meski Ferdy Sambo sudah dilucuti.
Ruangan sidang Ferdy Sambo benar-benar dijaga ketat personel Brimob bersenjata lengkap.
Tampak awak media hanya diizinkan memotret dari pintu depan gedung TNCC, sama sekali tidak bisa mendekat.
Ferdy Sambo tampak memakai seragam lengkap saat sidang etik resmi dimulai sekitar pukul 09.40 WIB.
Ferdy Sambo langsung duduk di bangku yang berada langsung dengan para pimpinan kode etik.
Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri menjadi pemimpin Sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP).
Sedang anggota sidang komisi ada Irwasum, Kadiv Propam, dan Gubernur PTIK.
Dalam sidang itu, satu di antara saksi yang dihadirkan adalah mantan Karopaminal Brigjen Hendra Kurniawan dan mantan Karo Provos, Brigjen Benny Ali.
Selain itu ada juga mantan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi. Lalu ada mantan Kaden A Biro Paminal, Kombes Agus Nurpatria.
Berita Terkait
-
Pengacara Brigadir J: Orangtua Bharada E Disekap di Mako Brimob
-
Sering Disebut, Ternyata Ini Orang Paling Berpengaruh di Belakang Jenderal Sigit, Kekaisaran Ferdy Sambo Tumbang?
-
Besok Disidang, Ferdy Sambo Pilih Mundur sebagai Anggota Polri Hari Ini, Kapolri Masih Pikir-pikir
-
GEMPAR! Panggilan Sayang saat Rapat Bahas Kematian Brigadir J, Anggota Komisi III Terbahak-bahak, Kapolri sampai Tahan Tawa, "Kita Laporkan ke MKD"
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode