SuaraBandung.id - Kekaisaran mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambi sepertinya tak lama lagi akan tumbang.
Kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J, telah terang bernderang dengan ditetapkanya lima tersangka.
Tak main-main, kelima tersangka terancam hukuman mati, lantaran melakukan dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J.
Dampak dari kejadian tersebut ternyata bagai tsunami. Diduga geng Sambo juga ikut terseret.
Gerbong Ferdy Sambo yang dikenal loyal ini, saat ini sedang digarap timsus dan litsus bentukan Mabes Polri.
Dari hasil pendalaman yang dilakukan dua tim bentukan Kapolri ini, sudah 97 anggota Polri yang diduga ikut membantu peran Sambo untuk keluar dari jerat hukum.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan mengatakan, tidak menutup kemungkinan anggota polisi yang diperiksa terkait penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J bertambah.
Hingga saat ini, sudah 97 anggota polisi diperiksa akibat kasus dugaan pembunuhan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri.
"Ada 97 (anggota polisi) kami periksa. Dan ini kemungkinan akan bisa bertambah," kata Sigit seusai rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Jenderal Sigi menegaskan, hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar tidak ada yang ditutupi dalam kasus itu.
"Sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden tidak ada yang kami tutup-tutupi. Semua harus dibuka, sesuai fakta. Jadi perintah itu kami laksanakan," ungkapnya.
Dijabarkan Sigit, dari total 97 anggota polisi, 35 di antaranya terbukti melanggar kode etik profesi, yang empat orang di antaranya merupakan perwira tinggi Polri.
"Kami telah memeriksa 97 personel. Kemudian 35 orang diduga melakukan pelanggaran kode etik profesi," kata dia.
"Rincian berdasarkan pangkat ini selain pidana juga dikenakan kode etik, Irjen Pol 1 personel, Brigjen Pol 3 orang," katanya.
"Kombes Pol 6 orang, AKBP 7 orang, Kompol 4, AKP 5, Iptu 2, Ipda 1, Bripka 1, Brigadir Polisi 1, Briptu 2 dan Bharada 2," kata Sigit saat RDP.
Bukan itu saja, Jenderal Sigit juga mengatakan 18 anggota Polro harus ditahan di tempat khusus (patsus) Mako Brimob Polri maupun Provost Mabes Polri.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Diminta Bicara Pakai Data Saat PKB Minta Kapolri Jelaskan Konsorsium 303 Pimpinan Ferdy Sambo
-
Besok Disidang, Ferdy Sambo Pilih Mundur sebagai Anggota Polri Hari Ini, Kapolri Masih Pikir-pikir
-
GEMPAR! Panggilan Sayang saat Rapat Bahas Kematian Brigadir J, Anggota Komisi III Terbahak-bahak, Kapolri sampai Tahan Tawa, "Kita Laporkan ke MKD"
-
Pertemuan Besar 19 Juli, LPSK dan Lembaga Lain Diajak Nonton Bareng Ferdy Sambo, Ada Presentasi Istri Jenderal
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli