SuaraBandung.id - Kekinian media sosial diramaikan dengan pekerjaan seseorang menjadi dukun, paranormal, atau pemuka agama yang disebut memiliki segala kemampuan atau "sakti".
Lantas bagaimana sebenarnya hukum dari sisi agama jika seseorang terjebak atau percaya pada dukun atau paranormal.
Dukun yang disebut bagian dari lingkaran kepercayaan yang sudah ada di zaman dulu, masih relevankah dengan pengetahuan yang kekinian?
Apakah percaya dukun, termasuk pada hal yang normal secara berkeyakina pada diri umat beragama?
Berikut adalah penjelasan Ustaz Adi Hidayata atau akrab disapa UAH, tentang hukum seseorang beragama Islam mempercayai dukun atau paranormal.
Secara jelas dan tegas, Adi Hidayat mengatakan, seseorang yang percaya hingga mendatangi dukun dengan harapan ada perubuhan, berarti mengingkari Rasulullah.
Dicontohkan UAH, jika orang agama Islam datang ke dukun untuk meminta sesuatu, misalnya ingin memiliki anak, naik jabatan, cantik, enteng jodoh dan lainnya, maka sudah mengingkari Nabi Muhmahammad, Rasul Allah.
Terkait contoh perminataan di atas yang berkaitan dengan takdir Allah SWT, tidak layak diminta kepada manusia.
Kemudian dijelaskan UAH, orang yang mendatangi dukun lalu mengajukan permentaan, dan meyakininya semua sama, mereka tergolong dalam pengingakar Rasulullah.
Baca Juga: Jasad Brigadir J Bersimbah Darah di Kaki Ferdy Sambo, Bharada E Tak Mau Lagi Bertemu FS
“Siapa yang datang kepada 'arrofa, orang pintar, paranormal, tukang sihir, dan dukun, lalu meminta sesuatu dan meyakini apa yang dikatakan, maka dia telah mengingkari Rasulullah Saw," kata UAH mengutip hadist Rasulullah Muhammad SAW seperti dinukil dari kanal YouTube Ustadz Adi Hidayat Official yang tayang16 Agustus 2022.
Jika memang pernah terjadi atau pernah mengalami mencari, mendatangi dukun dan percaya, UAH menyarankan segera bertaubat.
Jika tidak taubat, UAH lantas menyampaikan ayat di mana orang Islam mempercayai duku makan masuk di dalamnya orang yang dosa besar, yaitu syirik.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An Nisa (4): 48).
UAH menyarankan kepada umat Islam, mendoakan orang yang datang ke dukun agar mendapatkan hidayah dan bertobat.
Jika masih percaya, maka sebenarnya Allah murka dan tidak berkenan mengampuni dosa syirik jika pelakunya tidak bertaubat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB
-
GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen
-
5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas
-
Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus
-
6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026
-
Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai
-
Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan
-
4 HP Tecno Paling Murah untuk Gaming, Baterai Badak hingga Layar 144 Hz