/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 17:11 WIB
Foto dokuman Ulama Buya Yahya. Dalam satu kajian, Buya Yahya menjelaskan lima waktu haram untuk sholat. (rizki bali putra sundana)

SuaraBandung.id - Ada lima waktu yang masuk dalam kategori haram untuk melaksanakan sholat (salat-KBBI). 

Buya Yahya dalam satu kajian menjelaskan, jika sudah mengetahui ilmu tentang waktu sholat, maka segera tinggalkan.

Hukum menjalankan sholat adalah wajib. Jika ditinggalkan maka akan berdosa. Bahkan jika orang Islam meninggalkan sholat maka masuk dalam golongan non-Islam.

Sholat juga bagian identitas melekat pada diri seorang muslim. Jika tidak pernah sholat maka, bukan masuk pada golongan Islam.

Sholat juga disebut sebagai tiang agama. Maka sebagai bangunan tiang, maka wajib tegak berdiri untuk menopang bangunan kehidupan lainnya.

Namun, dalam menjalankan sholat, ada beberapa waktu yang disarankan, dan juga dilarang bahkan jatuh hukum haram.

Berikut adalah penjelasan ulama besar asal Cirebon, Buya Yahya tentang waktu haram menjalankan sholat.

Pada sati kajian, Buya Yahya mengatakan, bukan pahala yang diperoleh jika sholat pada 5 waktu tersebut, melainkan dosa lantaran hukumnya haram.

Dengan begitu, Buya Yahya mengingatkan agar orang Islam benar-benar memerhatikan waktu sholat dan memahami ilmu tersebut.

Baca Juga: Yang Ditunggu-tunggu Tayang Malam Ini! Episode ke-9 Big Mouth dan Link Nontonnya

Waktu yang dilarang untuk mendirikan sholat adalah saat terbit matahari, atau sebelum terbit sempurna.

Kemudian yang kedua, sholat sehingga matahari benar-benar terbenam. Buya Yahya lanjut mengatakan, yang ketiga jangan melakukan sholat setelah subuh.

Setelah itu, yang keempat, kata Buya Yahya, jangan melakukan setelah melakukan sholat asar.

Waktu lainnya, waktu yang dilarang mendirikan sholat kelima adalah ketika matahari tepat di atas kepalamu waktu istiwaq.

Tiga waktu pertama berasal dari sebuah hadits yang dieiwayatkan 'Uqbah bin 'Amir Al-Juhani ra:

"Ada tiga waktu sholat yang Rasulullah SAW melarang kami untuk melakukan sholat dan menguburkan orang yang meninggal di antara kami. 1) Ketika matahari terbit hingga meninggi, 2) ketika matahari tepat berada di tengah-tengah cakrawala hingga bergeser sedikit ke barat, dan 3) matahari berwarna kekuningan saat menjelang terbenam." (HR. Muslim).

Load More