SuaraBandung.id - BMKG memprakirakan cuaca Kota Bandung hari ini, Selasa 30 Agustus 2022.
BMKG memprakirakan Kota Bandung cerah berawan di pagi harinya namun saat memasuki siang hari diprediksi hijan ringan. Namun pada malam harinya Kota Bandung akan berawan.
BMKG memprakirakan Kota Bandung cerah berawan di pagi harinya namun saat memasuki siang hari diprediksi hijan ringan. Namun pada malam harinya Kota Bandung akan berawan.
Untuk menemani aktivitas hari ini, berikut adalah resep ikan pindang kukus kemangi:
1 ekor ikan bandeng
1 ekor ikan bandeng
1 sdm air asam jawa
1 sdm air asam jawa
1 bungkus bumbu kalasan
1 bungkus bumbu kalasan
1 buah tomat merah
1 buah tomat merah
2 buah tomat hijau
2 buah tomat hijau
4 tangkai daun kemangi
4 tangkai daun kemangi
3 buah bawang merah
3 buah bawang merah
2 buah bawang putih
2 buah bawang putih
3 buah cabai merah keriting
3 buah cabai merah keriting
daun bawang secukupnya
daun bawang secukupnya
2 sdm air
2 sdm air
tomat secukupnya
tomat secukupnya
Cara membuat:
1. Cuci ikan bandeng dengan bersih, potong ikan menjadi empat bagian sesuai selera. Kemudian iris halus bawang merah dan putih serta cabai keriting dan iris memanjang tomat.
2. Campurkan satu sendok makan air asam jawa dengan bumbu kalasan dan dua sdm air kemudian aduk hingga merata. Lanjut lumurkan bumbu tersebut ke atas permukaan ikan bandeng kemudian marinasi 20 menit.
3. Tambahkan irisan bawang merah dan cabai besar kemudian tambahkan potongan tomat dan daun kemangi secukupnya. Kemudian kukus hingga 20 menit dengan api kecil hingga matang.
4. Lanjut tambahkan irisan bawang merah dan cabai besar kemudian tambahkan potongan tomat dan daun kemangi secukupnya. Kemudian kukus hingga 20 menit dengan api kecil hingga matang.
Baca Juga: Kolaborasi dengan FELA, LPEI Perkuat Ekosistem Ekspor Lampung
5. Setelah itu tiriskan dan ikan bandeng kukus kemangi siap disantap untuk makan siang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026