SuaraBandung.id – Ruslan Buton merupakan mantan Perwira TNI yang kini sedang ramai dibicarakan warganet.
Baru-baru ini beredar vidio yang memperlihatkan Ruslan Buton yang menyatakan bahwa Ferdy Sambo seorang pengecut.
"Saya menganggap dia adalah seorang pengecut," kata Ruslan dalam video tiktok yang diunggah oleh akun @jotexk_goxiel_021 dikutip pada Rabu (31/8/2022).
Ia pun menambahkan bahwa seorang yang berpangkat jendral harus bersikap ksatria bertanggung jawab pada kesalahan yang telah dilakukannya.
Lantas siapa Ruslan Buton, mantan Perwira TNI yang menyebut Ferdy Sambo pengecut? Simak profilnya berikut melansir dari Suara.com, Rabu (31/8/2022).
Ruslan Buton merupakan mantan Perwira TNI yang terakhir berpangkat Kapten Infanteri.
Ruslan Buton merupakan pria kelahiran 4 Juli 1975.
Ruslan Buton sempat menjabat sebagai Komandan Kompi dan Komandan Pos Satgas SSK III Yonif RK 732/Banau, Maluku Utara.
Karier Ruslan Buton berakhir setelah terlibat dalam kasus pembunuhan seorang warga yang bernama La Gode pada 27 Oktober 2017.
Baca Juga: Sesalkan Peresmian Gedung ANNAS, Kemenag Kritiki Walikota Bandung
Selanjutnya Ruslan Buton dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 10 bulan dan dinyatakan dipecat dari anggota TNI AD pada 6 Juni 2018.
Pada 28 Mei 2019, Ruslan buton ditangkap oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara dan Densus 88 Mabes Polri, karena ia mengirim surat yang meminta Presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya.
Pada akhir 2019, Ruslan Buton mendirikan kelompok mantan prajurit TNI yang terdiri dari darat, laut dan udara bernama Serdadu Eks Trimatra Nusantara.
Dan pada 25 Januari 2022, kelompok tersebut secara resmi dideklarasikan di Gedung Joang 45, Jakarta.
Berita Terkait
-
Profil dan biodata Irma Hutabarat, Aktivis Transparansi Kasus Penembakan Brigadir J
-
Profil Singkat Irjen Ferdy Sambo, Karir dan Prestasinya Mentereng
-
Ini Profil dan Biodata Fadil Imran Kapolda Metro Jaya yang Viral Memeluk Erat Ferdy Sambo Usai "Meledak" Skenario Baku Tembak dan Pelecehan Brigadir J
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu