SuaraBandungBarat.id - Kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J, telah menyeret Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka, saat ini telah memasuki tahap rekontruksi.
Rekontruksi digelar di tempat kejadian perkara (TKP) kematian Brigadir J, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).
Terdapat lima tersangka yang dipertemukan dalam rekontruksi adegan pembunuhan tersebut, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo), Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf (asisten rumah tangga Ferdy Sambo).
Profil Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo lahir pada 19 Februari 1973. Ia memulai karirnya sebagai Kapolres Purbalingga, Jawa Tengah, lalu itu ia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, kemudian menjabat sebagai Kapolres Brebes, Jawa Tengah.
Kariernya terus merangkak naik hingga 2015, ia menjabat sebagai Wadirreskrimun Polda Metro Jaya, Jakarta.
Empat tahun kemudian, Ferdy Sambo menjabat sebagai Kasubdit IV Dittipudum Bareskrim Polri, lalu Dirtipidum Bareskrim Polri pada 8 November 2019.
Tahun 2020, Ferdy Sambo dipromosikan oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Selain gemilang dalam karir, Ferdy Sambo juga pernah menangani beberapa kasus yang cukup mengegerkan kala itu, seperti:
Baca Juga: Kehendak Carlos Fortes dan Yoyok Sukawi, Penyerang Tajam PSIS Semarang Resmi Balik ke Benfica
1. Menangani kasus bom bunuh diri di Sharinah Thamrin, Jakarta Selatan pada 2016.
2. Menangani kasus kopi racun Sianida 2016.
3. Memimpin penyelidikan kebakaran di Kejaksaan Agung.
4. Menyelediki kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra.
Demikian profil singkat Irjen Ferdy Sambo. Kini kasusnya terus bergulir hingga memasuki tahap rekontruksi.
Berita Terkait
-
Bukan Tidak Dipertemukan, Ferdy Sambo Tolak Rekonstruksi Bareng Bharada E, Ada Apa?
-
Mengulas Sosok Kuat Maruf, ART Ferdy Sambo yang Disebut-sebut Kepergok ML dengan Putri Candrawathi
-
Bareskrim Polri Perpanjang Masa Penahanan Ferdy Sambo Cs Sebagai Tersangka
-
Dirtipidum Buka Suara soal Pengusiran Pengacara Brigadir J: Reka Ulang untuk Kepentingan Penyidikan
-
Sebut Perkembangan Kasus Ferdy Sambo Makin Ruwet, Amien Rais Desak Presiden Turun Tangan: Pak Jokowi Bisa, Kalau Mau
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark