“Makanya serius kami (Komnas HAM) ini untuk obstruction of justice, sangat serius, detail kami, laporan itu ada 130 sekian halaman, sebagian besarnya juga terkait itu,” ungkap Anam.
Anam juga mengatakan soal barang bukti yang sudah dihilangkan, jejaknya masih bisa dicari.
Termasuk kata dia, dari perintah menghapus maupun mencuci baju korban yang sudah bersimbah darah.
“Walaupun dihapus, dihilangkan, jejak digital masih bisa dicari," kata Anam.
"Misalnya ada perintah menghapus, mencuci baju, itu juga jejak digital. Kan kalau baju dicuci, GSR letupan tembakan jadi hilang," kata dia.
"Dan itu ada di komunikasi bagaimana menghilangkan menghadapi dinamika itu ada rekam jejak digitalnya dalam komunikasi-komunikasi itu,” tutur dia.
Anam yakin dengan adanya temuan-temuan jejak digital, termasuk yang diabadikan dalam video yang ditemukan polisi, decoder CCTV, akan membuat kasus pembunuhan Brigadir J menjadi terang benderang.
Berita Terkait
-
Sampai Ada yang Cuci Baju Brigadir J yang Bersimbah Darah, Komnas HAM Akui Besarnya Pengaruh Kekuasaan Ferdy Sambo
-
Mahfud MD Sebut Irjen Ferdy Sambo Setara Jenderal Bintang Lima: Semua Takut pada Dia
-
Viral Surat Cinta Melanie Subono "Tampar" Penegak Hukum, Bandingkan Istri Ferdy Sambo dengan Kasus Vanessa Angel: Dia Tidak Membunuh
-
Mengejutkan! Adanya Perintah Cuci Baju di Kasus Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
Siap-Siap Ikutan Serunya UI Half Marathon 2026, Bakal Susuri Jalur Hijau Kampus di Depok
-
Sokong DPW ATI, Pemprov Jateng Berkomitmen Dongkrak Kualitas Pembinaan Tinju
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Ketika Pemberdayaan Jadi Pengalaman Berharga bagi Usaha Ultra Mikro
-
Polresta Solo Bersih-Bersih Narkoba: 43 Kasus Diungkap, 1 Kilogram Sabu Diamankan
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Dia Tidak Turun dari Bus Itu, Lalu Kenapa Ada di Rumahku?