SuaraBandung.id - Apa yang terjadi di Duren Tiga saat pembunuhan sadis pada Brigadir J, benar-benar diluar nalar.
Kekuasaan serta pengaruh Ferdy Sambo terlihat dan terasa sangat besar, hingga bisa keluar perintah untuk mencuci kaus putih Brigadir J yang bersimbah darah.
Komnas HAM menilai, apa yang dilakukan Ferdy Sambo dalam pemubunuhan Brigadir J telah menghalangi proses penyidikan.
Sehingga, perbuatan Ferdy Sambo yang berpangkat tinggi dan memiliki kekuasaan ini, menghambat setiap orang untuk mencari keadilan.
Komnas HAM mencotohkan, satu di antara upaya penghilangan barang bukti adalah adanya perintah mencuci baju Brigadir J setelah ditembak mati.
“Kami (Komnas HAM) menemukan, misalnya ada perintah bajunya dicuci untuk menghilangkan GSR (Gun Shot Residu) sampai detail-detail video,” ucap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Adanya perintah tersebut, dikatakan Anam menggambarkan hanya bisa terjadi lantaran penggunaan kekuasaan oleh Ferdy Sambo.
Dia juga menyebut jika penghilangan barang bukti dan dibuatnya narasi bisa terjadi karena pengaruh jabatan.
Penyalahgunaan jabatan dan pengaruh Ferdy Sambo ini yang membuat lancar sekanario, mengubah TKP, hingga mengkondisikan saksi.
Baca Juga: Harga Naik, Laba Bersih PT Timah Melonjak 301 Persen
“Jadi kalau ada pengaruh jabatan, ya semuanya membuat skenario jadi lancar, mengubah TKP juga lancar, mengkonsolidasi saksi juga lancar,” tutur dia.
Sehingga tidak heran obstruction of justice menjadi perhatian khusus Komnas HAM dan publik.
Dalam laporan rekomendasi, Komnas HAM membuat 130 halaman, yang mayoritasnya terkait bab penghilangan barang bukti.
“Makanya serius kami (Komnas HAM) ini untuk obstruction of justice, sangat serius, detil kami, laporan itu ada 130 sekian halaman, sebagian besarnya juga terkait itu,” ungkap Anam.
Anam juga mengatakan soal barang bukti yang sudah dihilangkan, jejaknya masih bisa dicari.
Termasuk kata dia, dari perintah menghapus maupun mencuci baju korban yang sudah bersimbah darah.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Sebut Irjen Ferdy Sambo Setara Jenderal Bintang Lima: Semua Takut pada Dia
-
Viral Surat Cinta Melanie Subono "Tampar" Penegak Hukum, Bandingkan Istri Ferdy Sambo dengan Kasus Vanessa Angel: Dia Tidak Membunuh
-
Mengejutkan! Adanya Perintah Cuci Baju di Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Komnas HAM Tampilkan Foto Kondisi Jasad Brigadir J Usai Penembakan di Rumah Dinas Ferdy Sambo
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Lenovo Gandeng David Beckham, Kembangkan Teknologi AI untuk Sepak Bola Global
-
Marak Ancaman Siber, Banyak Pelajar Tak Tahu Jogja Punya Museum Sandi Satu-satunya di Indonesia
-
Effortless Glow: 3 Cleanser Ekstrak Tangerine untuk Kulit Lebih Fresh
-
Bahas Makna Penyembuhan Sejati, MONSTA X Resmi Comeback dengan Lagu 'heal'
-
Uninstall Spotify? Duh, Nanti Kenangan Lofi dan Wrapped-ku Gimana?
-
Merawat Luka, Menemukan Harap dalam Rangkaian Kata di Buku Sebatas Mimpi
-
Hadapi Persib Bandung Besok, Semen Padang FC Tanpa Wakaso hingga Giraldo
-
Pekan Boedaja Dorong Aktivasi Kawasan Batavia Lewat Event Berbasis Budaya
-
Jangan Paksa Kreativitas Tunduk pada Logika Birokrasi