SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha pernah menyampaikan bahwa ada satu cara yang bisa dilakukan untuk membuat hidup berkecukupan.
Cara tersebut disa dilakukan siapapun dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu, ternyata merujuk pada perbuatan yang dilakukan oleh para ulama terdahulu.
Lantas, bagaimana cara agar hidup berkecekupan itu?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Minggu (4/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha menyampaikan, jangan hidup di dunia ini hanya berkutat pada pemenuhan kebutuhan saja.
Terlebih pemenuhannya dengan cara yang memaksakan diri.
“Kalau saya menuruti nafsu tamak saya, mungkin saya ingin punya mobil mewah, atau ingin apa saja,” ucap Gus Baha.
Menurut Gus Baha bila tidak ingin tergantung pada harta benda dunia, maka cara terbaiknya adalah menghindarinya.
Baca Juga: Bukti Dugaan Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Sempat Viral, Komnas HAM Benarkan Hal Itu
Untuk itu Gus Baha mengajarkan satu cara, melalui maqolah Imam Syafi’i, agar hidup bahagia di dunia dan hidup berkecukupan.
Dalam maqolah itu, ada solusi yang masyhur, “Fainnal ghina anissyai Laa bihi,” ucap Gus Baha.
Artinya, untuk menjadi berkecukupan usahakan banyak hal yang tidak anda butuhkan.
Gus Baha menjelaskan, bahwa semakin banyak hal yang kita butuhkan di dunia, hal itu malah membuat kita tidak bahagia.
Malah, hal itu membuat kita menjadi tergantung akan sesuatu.
Oleh karena itu, hiduplah dengan tidak berlebihan. Jalani hidup saat ini dengan apa saja yang dimiliki dan apa yang diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!
-
Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik