News / Nasional
Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB
Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Baca 10 detik
  • Akses publik CCTV di kawasan Sudirman sempat terganggu saat aksi unjuk rasa berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026.
  • Kepala Diskominfotik DKI Jakarta menegaskan bahwa sistem operasional CCTV milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap berjalan normal.
  • Gangguan akses tersebut hanya terjadi pada platform pihak ketiga yang bukan merupakan kanal resmi milik pemerintah daerah.

Suara.com - Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Sejumlah tayangan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) di kawasan Jakarta Pusat dilaporkan tidak dapat diakses publik melalui platform daring selama berlangsung aksi penyampaian pendapat di kawasan Sudirman, dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat (12/6/2026).

Merespons laporan yang beredar di masyarakat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa operasional CCTV milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak terdampak.

"Operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta tetap berjalan normal dan digunakan untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah," ujarnya.

Marulina menjelaskan, kendala akses yang dialami masyarakat hanya terjadi pada tayangan di platform tertentu, bukan pada sistem internal milik Pemprov DKI Jakarta.

"Terkait kendala akses pada beberapa tayangan CCTV yang beredar di platform tertentu, kami menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi operasional CCTV yang digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung pelayanan publik, pemantauan wilayah, dan koordinasi antarinstansi," kata dia.

Massa berbaju hitam dalam aksi demonstrasi di depan Menara BCA Sudirman masih bertahan di lokasi, meski waktu telah menunjukkan pukul 20.15 WIB. [Suara.com/Faqih/

Pemprov DKI Jakarta juga meluruskan bahwa platform yang selama ini digunakan warga untuk memantau kondisi jalanan secara daring bukan merupakan kanal resmi pemerintah.

"Tayangan CCTV yang dapat diakses melalui situs atau platform tertentu bukan merupakan kanal resmi maupun bagian dari sistem CCTV yang dikelola Pemprov DKI Jakarta," tegas Marulina.

Dengan demikian, segala gangguan yang terjadi pada platform tersebut sepenuhnya berada di luar kendali Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

"Oleh karena itu, ketersediaan maupun gangguan tayangan pada platform tersebut berada di luar pengelolaan Pemprov DKI Jakarta dan tidak mencerminkan kondisi operasional CCTV milik Pemprov DKI Jakarta," pungkas Marulina.

Aksi penyampaian pendapat di kawasan Sudirman, dekat Bundaran HI, memang menjadi salah satu titik konsentrasi massa mahasiswa pada hari ini.

Mereka ingin menyuarakan keresahan terhadap situasi perekonomian nasional yang saat ini menjadi salah satu isu utama yang disoroti.

Load More