SuaraBandung.id – Berikut adalah update penyaluran bantuan social langsung tunai (BLT) BBM.
Sebagai informasi, pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat ini sedang melakukan penyaluran BLT BBM.
Dalam target penyaluran BLT, di Provinsi Jabar ini akan menyasar kepada 2.687.070 warga yang sudah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Proses penyaluran BLT negara yang dilakukan melalui Kemensos ini sendiri sudah dilakukan sejak 1 September 2022.
Bantuan yang disalurkan melalui Kementerian Sosial, bekerja sama dengan PT Pos Indonesia agar bisa sampai pada warga yang berhak.
Sama seperti yang dilakukan Kemensos, penyaluran di Jawa Barat juga sudah dilakukan pada 1 September 2022.
"(BLT BBM) penyaluran di Jawa Barat sudah dilakukan per 1 September 2022, di Kota Bandung," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/7/2022).
Tentang besaran atau nilai rupiah yang akan diterima melalui program BLT BBM ini, sebesar Rp 150.000 per bulan.
Proses penyaluran akan terus dilakukan selama empat bulan ke depan, yakni dari September hingga November.
BLT BBM ini akan disalurkan melalui mekanisme dalam dua tahap, yang dimulai September dan Oktober 2022, sebesar Rp 300.000
Kemudian pada tahap kedua direncanakan dilakukan pada November dan Desember 2022 sebesar Rp 300.000.
Sebagai penyalur BLT BBM, Kepala PT Pos Regional Jawa Barat, Pujiati mengungkapkan, pengelolaan distribusi BLT BBM di seluruh Jabar dilakukan oleh dua regional, yakni Kantor Cabang Utama (KCU), yaitu regional Jakarta dan Jabar.
Pada bantuan BLT tahun ini, ada tiga cara penyaluran, yaitu disalurkan di kantor pos terdekat, kemudian didistribusikan ke komunitas setempat (Kecamatan, Desa/ Kelurahan), dan terakhir disalurkan langsung ke rumah bila penerima manfaat termasuk pada disabilitas, lanjut usia, atau sakit.
Setiap penerima manfaat atau KPM, akan menerima bantuan yang dilakukan dengan cara geo tagging rumah.
“Setiap KPM yang menerima bantuan ini akan dilakukan geotagging rumah KPM guna menjaga validitas bantuan tepat sasaran,” ucapnya.
Dalam tahapan proses verifikasi KPM dari BLT BBM, warga yang akan menerima, melalui face recognition, scan barcode cek pos digital yang sudah terdapat pada system SP KPM.
Kemudian, apabila penerima manfaat mewakilkan pengambilan oleh keluarga, maka harus mengikuti system input Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang mewakili.
Setelah itu yang menjadi wakil harus membawa foto diri KPM atau yang mewakili, dan khusus untuk KPM difabel difoto seluruh badan.
Sebagai pengingat, penerima bantuan adalah masyarakat miskin atau rawan miskin yang memiliki KTP elektronik dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Untuk bantuan serupa juga akan diberikan kepada kepada yang penghasilan maksimal Rp 3,5 juta.
Informasi lebih lengkap, bisa mengecek penerima BLT BBM bisa dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id.
Berita Terkait
-
Cara Cek Daftar Penerima BLT BBM Rp600 Ribu dan Jadwal Pencairannya
-
Selamat! Jokowi Naikkan Harga BBM, Mahasiswa Tekan Tombol Aksi hingga Rindu Lagu Iwan Fals
-
Kabar Kenaikan BBM Per 1 September 2022 Akibatkan Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Panjang, Berikut Rincian Harganya
-
Ada Apa Ruang Arsip DPRD Jabar Mudah Terbakar? Dewan PDIP: Korsleting Listrik, Percikannya kena Karpet
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok
-
B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana
-
Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog di Kalsel, Dukung Penguatan Penyimpanan Pangan Nasional
-
Rutin Minum Teh Hijau Setelah Makan Malam, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Kolesterol?
-
KKB Bakar Pesawat hingga Pilot Tewas, DPR Desak Pengamanan Papua Dievaluasi Total
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Catat! Ini 6 Barang yang Wajib Kamu Bawa saat Liburan Musim Panas
-
Heboh Hakim Tak Tanya Sikap Nadiem Usai Vonis, Menkum: Hak Hukum Terdakwa Tetap Melekat
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Warga Diminta Jauhi Radius 5 Km