- Kebakaran melanda pabrik di Jalan Peternakan Raya, Jakarta Barat, pada Selasa pagi, 19 Mei 2026 akibat gudang penyimpanan terbakar.
- Petugas mengerahkan 135 personel dan 27 unit mobil pemadam untuk melokalisir api seluas 1.000 meter persegi agar tidak merembet.
- Insiden kebakaran tersebut mengakibatkan dua petugas dan satu relawan mengalami cedera serius serta membutuhkan penanganan medis di rumah sakit.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik yang terletak di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Api diduga kuat berasal dari gudang penyimpanan bahan yang mudah terbakar, yakni kardus dan plastik.
Peristiwa ini terjadi saat para karyawan baru saja memulai jam kerja, sehingga memicu kepanikan luar biasa di area pabrik.
Sejumlah karyawan sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri agar api tidak merembet ke bangunan lain, namun kepulan asap hitam dengan cepat membubung tinggi.
“Karyawan yang sedang bekerja tiba-tiba melihat api yang sudah membesar di dalam gudang penyimpanan kardus dan plastik,” ungkap Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi kepada wartawan.
Sudin Gulkarmat Jakarta Barat setelah meneru laporan kebakaran tersebut, kemudian bergerak ke loksi. Menerima panggilan pada pukul 07.30 WIB, armada pertama sudah tiba di lokasi hanya dalam waktu satu menit.
Mengingat luasnya area yang terbakar mencapai 1.000 meter persegi dan material yang sulit dipadamkan, petugas menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 27 unit mobil pemadam dengan total 135 personel.
Berkat aksi sigap petugas, api berhasil dilokalisir pada pukul 07.38 WIB sebelum merembet ke pemukiman padat di sekitarnya.
Dua Petugas dan Satu Warga Terluka
Baca Juga: Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
Perjuangan memadamkan api ini memakan korban. Tercatat tiga orang mengalami luka-luka saat berjibaku di tengah kepulan asap dan semprotan air bertekanan tinggi.
Korban pertama adalah Yoga, anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kedaung yang mengalami sesak napas akut dan kini tengah menjalani perawatan di RS Sumber Waras.
Dua korban lainnya berasal dari pihak petugas yang mengalami cedera mata serius akibat terkena semprotan selang air (nozzle). Mereka adalah Lukmanul Hakim, anggota ASN Sektor Grogol Petamburan yang dirujuk ke RSCM, serta Ahmad Sumantri, petugas PJLP Gropet yang juga mengalami kondisi serupa.
Hingga berita ini diturunkan, status penanganan masih dalam kondisi kuning atau tahap pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara yang kembali memicu api.
Sementara itu, penyebab pasti kemunculan api masih dalam proses penyelidikan intensif pihak kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya