SuaraBandung.id – Update informasi terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang sudah tiba di Indonesia.
Berikut ulasan singkat mengenai dua rangkaian yang nantinya bisa dimanfaatkan warga Bandung dan Jakarta.
Satu di antara kereta untuk penumpang atau Electric Multiple Unit (EMU) yang sudah tiba, tampak begitu elegan.
Akan tetapi, harus diketahui jika satu rangkaian terdiri dari delapan kereta. Di dalam rangkaian tersebut memiliki empat interior kursi yang berbeda berdasarkan kelasnya.
Melansir dari unggahan akun Instagram PT KCIC, kereta EMU untuk jenis KCIC400AF, memiliki kelengkapan seperti empat bagian interior seating (tempat duduk).
Nah, untuk seating Second Class, berada di tujuh kereta yang berkapasitas 555 penumpang.
Komposisi tempat duduk di dalam kereta tersebut terdapat pengaturan tempat duduk tiga dan dua.
Dilihat dari sesainnya, di dalam kereta tersebut menggunakan finishing suede dan motif print batik motif Mega Mendung.
Sementara untuk detail warna, didominasi biru dan abu-abu pada tempat duduknya.
Tampilan warna tersebut semakin mempercantik tampilan interior seating Second Class.
Sumber: Instagram PT KCIC
Berita Terkait
-
Terkait Kenaikan Harga BBM, Anggota DPR: Pemerintah Lebih Mementingkan IKN dan Kereta Cepat Ketimbang Bantu Rakyat
-
Uji Coba Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Dilaksanaan November Mendatang
-
Lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah Tiba, Ditargetkan Beroperasi Juni 2023
-
Rangkaian Kereta Cepat Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik