SuaraBandung.id – Susi disebut-sebut yang menyaksikan apa yang terjadi antara Kuat Ma’ruf dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di rumah Magelang.
Saat itu, diceritakan jika Brigadir J tidak jadi mengangkat atau menggendong Putri dari sofa ke kamar tidur.
Brigadir J saat itu hendak mengajak Bharada E untuk membantunya mengangkat Putri.
Akan tetapi batal dilakukan lantaran Kuat melihat, melarang, dan memarahi Brigadir J, agar tidak menyentuh Putri.
Lantas ada kisah di kamar mandi, di mana Putri terlihat tak berdaya. Disebut-sebut kejadian itu setelah adanya dugaan perkosaan yang dilakukan Brigadir J pada Putri.
Di sana Susi melihat jika Kuat melakukan hal tak terduga pada Putri. Lantaran menduga Putri tak berdaya, Kuat lah yang mengangkat atau menggendong Putri dari kamar mandi ke kamar.
Kemudian, setelah di kamar hal tidak terduga kemungkinan terjadi. Ada dugaan di sanalah, saat mereka berdua ada rencana untuk melaporkan kelakuan Brigadir J pada Ferdy Sambo.
Dalam kaitan penyebab Brigadir J dibunuh, kuat dugaan Susi juga mengetahui asal muasalnya.
Susi adalah wanita satu-satunya yang ada di sana, dengan status sangat dekat dengan Putri.
Umumnya, jika terjadi masalah apalagi kekerasan seksual, maka korban akan berbagi cerita pada sesama wanita, bukan lelaki.
Hal itu juga yang jadi pertanyaan, mengapa Putri lebih dekat pada Kuat daripada Susi untuk berbagi kisah tentang dugaan adanya perkosaan yang dilakukan Brigadir J.
Saat itu, Susi disebut sempat mendengar suara rintihan Putri Candrawathi. Di sana, yang dilihat keluar kamar adalah Kuat.
Di sana Kuat keluar kamar Putri dalam keadaan emosi. Dan tidak diketahui apa yang terjadi.
Peran vital Susi
Anggota Komisi III Komisi III DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sarifuddin Sudding dalam rapat dengar pendapat bersama Kapolri pada 24 Agustus 2022, mengatakan Kuat yang menyarankan Susi untuk menelpon Ferdy Sambo.
Posisi Kuat saat ini menjadi satu di antara lima tersangka dalam dugaan pembunuhan berencana yang dialami Brigadir J.
Dalam pertemuan dengan Komisi III Komisi III, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Rabu 24 Agustus 2022 akhirnya membongkar dugaan motif yang mendasari Ferdy Sambo tega menghabisi ajudannya.
Sigit mengatakan dugaan motif adalah tentang persoalan asusila, yang diduga dilakukan Brigadir J.
“Kami sampaikan bahwa motif (pembunuhan Brigadir J) dipicu adanya laporan dari Ibu Putri Candrawati terkait masalah-masalah kesusilaan,” tutur Sigit.
Sigit mengatakan ada kesesuaian kronologi yang ditanyakan Sarifuddin Sudding dengan yang diterima Polri.
Sudding saat itu menanyakan kesamaan kronologi yang didapatkannya dengan milik Polri.
Sudding menceritakan, informasi tentang Brigadir J yang hendak menggendong Putri.
Saat itu Putri sedang tidur di sofa rumah pribadi Sambo yang ada di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah pada 4 Juli 2022.
Cerita lain adalah mendiang Brigadir J disebut sampai masuk ke kamar Putri pada 7 Juli 2022.
Kejadian-kejadian itulah yang dilihat langsung Kuat. Kemudian Kuat menyarankan Susi melaporkan apa yang dilihatnya pada Ferdy Sambo.
Setelah itu, diduga muncul dugaan rencana untuk membunuh Brigadir J, bukan melaporkannya pada polisi.
Kemudian, di Duren Tiga, Jakarta pada 8 Juli 2022, Brigadir J akhirnya dieksekusi mati Bharada Richard Eliezer Pudhihang atau Bharada E atas perintah Sambo.
Susi lihat Kuat gendong Putri
Dilihat dari kanal YouTube Anjas Asmara, Kuat diduga melihat Brigadir J akan menggendong Putri.
Saat itu posisi Kuat berdiri di tangga, dan langsung memarahi Brigadir J yang akan menggendong Putri.
“Namun ketika ketika ia (Kuat) hampiri, Brigadir J justru berlari menghindar sambil menangis," katanya, disadur dari YouTube Anjas Asmara di Thailand, Senin 5 September 2022.
Setelah itu, Kuat meminta Susi memeriksa kondisi Putri Candrawathi.
Lantas di sana Susi melihat Putri di kamar mandi dengan posisi tergeletak.
“Tapi tidak jelas peristiwa apa yang baru dialami Putri," ungkapnya.
Di sana, Kuat berperan. Dia mengangkat atau menggendong Putri yang disebut-sebut disaksikan Susi.
“Yang mengangkat Putri Candrawathi dari kamar mandi itu Om Kuat bukan Brigadir J," kata Anjas.
Tag
Berita Terkait
-
Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Tetap Bebas, 2 Hal Mengerikan Ini Segera Dirasakan Polri, Mana harus Diselamatkan?
-
Sudah Pengalaman, Sosok Ini Ungkap Adanya Operasi Senyap Loloskan Ferdy Sambo dari Hukuman Mati
-
Usai Sekamar Bareng Istri Ferdy Sambo, Kuat Maruf Mengaku Lakukan Hal yang Membuat Ferdy Sambo Marah Besar
-
Dibongkar Deolipa Yumara, Terungkap Juga Isu Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Maruf, Kabareskrim Polri sampai Bicara Allah Lebih Tahu
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Rude oleh Hearts2Hearts: Percaya Diri dan Tak Terikat Aturan Konvensional
-
Bintangi Film Setannya Cuan, Ben Kasyafani Sempat 10 Kali Ulang Adegan di Tengah Hujan
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Angkat Kearifan Lokal, Film Timun Mas in Wonderland Siap Hadir di Bioskop
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
Terpopuler: Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah, 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
Kim So Hyun dan Song Kang Berpotensi Reuni di Drama Romantis White Scandal
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026