SuaraBandung.id – Digaungkan mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, soal isu perselingkuhan istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma,ruf akhirnya sampai ke telinga petinggi di Mabes Polri.
Dugaan perselingkuhan istri Ferdy Sambo dan Kuat Maruf ini terus menjadi perhatian publik, lantaran bisa jadi jiga motif Brigadir J disingkirkan, diduga terkait hal itu.
Menanggapi isu perselingkuhan itu, Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan soal kemungkinan perselingkuhan terjadi.
Melihat situasi dan kesaksian yang ada, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan jika perselingkuhan antara istri Ferdy Sambo dan Kuat kecil kemungkinannya terjadi.
Komjen Pol Agus Andrianto juga mengungkap jika Kuat Ma’ruf sudah lama tidak masuk kerja lantaran positif Covid-19
"Kalau isu (perselingkuhan) dengan Kuat kok jauh ya. Karena Kuat baru seminggu masuk. Dia (Kuat) setelah hampir dua (yang bersangkutan kena covid). Hal ini terkonfirmasi saksi-saksi lainnya," ungkapnya.
Bukan itu saja, Komjen Pol Agus Andrianto juga berbicara terkait isu adanya pelecehan seksual Brigadir J pada Putri Candrawathi.
Hingga saat ini soal dugaan tersebut kata Komjen Pol Agus Andrianto masih belum terbukti.
Dia lantas menyinggung, andai saat itu pihak istri Ferdy Sambo melapor, sudah dipastikan dalam penanganan polisi.
Kata Komjen Pol Agus Andrianto, jika dilaporkan penyidik bisa langsung disikapi dengan cara melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan mengumpulkan barang buktinya.
"Sayangnya mereka tidak melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian (Polres). Sehingga ada olah TKP dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian tersebut," kata Agus kepada wartawan, Senin (5/9/2022) malam.
Lantaran minimnya bukti, Komjen Pol Agus Andrianto menyebut, tentang kasus dugaan pelecehan hanya Putri Candrawathi, Brigadir J dan Tuhan yang tahu.
"Saya pernah ungkapkan (isu pelecehan) yang tau hanya Allah, PC dan almarhum J yang tahu pastinya" ucapnya.
"Kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT. Kebenaran duniawi tentunya didasari atas keterangan saksi-saksi dan bukti," kata Komjen Pol Agus Andrianto.
Akan tetapi meski minim bukti, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan sebagai penyidik senior dirinya memiliki naluri sebagai penyidik.
Berdasar hasil penyidikan serta keyakinan dan naluri, masalah kehormatan masih menjadi pokok yang didalami.
Komjen Pol Agus Andrianto tidak merinci apakah yang dimaksud kehormatan, apakah pelecehan seksual atau yang lain.
"Naluri kami sebagai penyidik seniorlah (sudah mau pensiun) apa yang terjadi ya menyangkut kehormatan sebagaimana disampaikan oleh Dirtipidum beberapa waktu yang lalu," jelasnya. Kea
Kesaksian Bharada E melalui Deolipa
Nama Deolipa memang sedang tenar-tenarnya di berbagai acara televisi lantaran kasusnya, mau mau menangani Bharada E.
Saat diolah Deolipa, Bharada E berani berubah 180 derajat mengenai scenario baku tembak dan pelecehan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dari Bharada E juga akhirnya terbongkar jika eksekusi mati Brigadir J adalah atas perintah Ferdy Sambo.
Bukan itu saja, Deolipa juga menceritakan kecurigaan Bharada E pada hubungan ART sekaligus Kuat Maruf dengan istri Ferdy Sambo.
Dugaan hubungan terlarang antara dua tersangka pembunuh Brigadir J ini, masih jadi bahasan.
Saat berbicara di acara Kabar Petang tvOne beberapa waktu lalu, Deolipa Yumara mengatakan, motif Ferdy Sambo menghabisi Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J karena diduga Brigadir J mengetahui aib Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Deolipa juga pada kesempatan itu, mematahkan dugaan Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J.
Melihat perkembangan dan hasil dari cerita Bharada E, Deolipa mengatakan, Brigadir J diduga mengetahui peristiwa terlarang antara Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf di Magelang.
"Bharada E tidak merasakan langsung ya, tapi dia berpikir. Boleh dong berpikir?” kata Deolipa.
“Jadi dugaan dia (Bharada E), ada sesuatu yang terjadi (antara istri Ferdy Sambo dan Kuat), dan diketahui Yosua (Brigadir J)," kata Deolipa, seperti melansir tayangan Kabar Petang tvOne, Senin (29/8/2022).
Cerita dari Bharada E, di Magelang saat itu hanya ada empat orang. Mereka adalah Brigadir J, Susi (ART), Kuat (ART), Putri Candrawathi.
Nah, dalam hal ini Susi dianggap tidak ada kaitannya dengan kasus pembunuhan Brigadir J.
Deolipa lantas menduga jika dua orang yang merencanakan pembunuhan. "Susi enggak ikutan karena dia di bawah,” katanya.
“Nah tinggal tiga (dua tersangka dan saksi) kan, tapi yang dua ini (Kuat Maruf dan Putri Candrawathi) sepakat ngebunuh si Yosua (Brigadir J), itu saja logikanya," kata Deolipa.
Kecurigaan soal dugaan adanya hubungan terlarang Kuat Maruf dan Putri Candrawathi juga, kata Deolipa, sempat dibicarakan Bharada E.
Sudah curiga
Bharada E menyimpan kecurigaan terhadap gera-gerik istri Ferdy Sambo dan Kuat.
"Kata Si Eliezer (tersangka Bharada E). Saya curiga Bang, ada sesuatu antara Kuat dan Putri (istri Ferdy Sambo),” kata Deolipa Yumara.
“Aroma-aroma (perselingkuhan) itu sebenernya mereka (Bharada E dan Brigadir J) sudah tahu," kata Deolipa.
Berita Terkait
-
Istri Ferdy Sambo Ngotot Ngaku Diperkosa Brigadir J, Kabareskrim Polri: Kebenaran Hakiki Hanya Milik Allah SWT
-
Geng Sambo Gagal "Culik" Orangtua Bharada E, Ternyata Pasukan Elit Loreng Turun Tangan
-
4 Poin Penting Kesaksian Susi dan Versi Anggota DPR, Apakah sang ART Benar-Benar Tahu Adanya Perkosaan atau
-
4 Hal Mengerikan Diungkap Wanita Bernama Susi, Sebut Keluarga Ferdy Sambo Sadis, Penyiksaan di Ruang Rahasia hingga Perut Dibelah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay