SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha pernah mewanti-wanti untuk tidak berdoa menolak bencana alam.
Bahkan menurut Gus Baha, para waliyullah atau kekasih Allah SWT saja tidak berani melakukannya, karena bisa berakibat fatal.
Lantas, mengapa berdoa menolak bencana alam itu bisa berakibat fatal?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Kamis (8/9/2022), berikut penjelasannya.
Gus Baha mengatakan dalam kajiannya, bahwa akan sangat fatal jika berdoa menolak bencana alam yang akan terjadi.
Karena bencana merupakan peristiwa alam yang bisa merusak semua yang ada di bumi. Dan semua itu terjadi, atas kehendak Allah SWT Yang Maha Kuasa,
Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini sudah diatur oleh Allah SWT.
Namun, mengenai bencana alam yang terjadi adalah karena ulah manusia itu sendiri.
Hal ini pun sudah dituliskan dalam Al Qu’ran, bahwa segala kerusakan yang ada di muka bumi ini karena perbuatan manusia.
Baca Juga: Persib Tantang Arema, Luis Milla Datangkan Dua Pembisik
Manusia yang berbuat, maka manusia pula yang harus menanggung akibat kerusakan yang telah dilakukannya hingga merusak alam.
Sebagai contoh, banjir terjadi diakibatkan oleh ulah manusia yang merusak hutan atau membuang sampah sembarangan.
Oleh sebab itu, menurut Gus Baha, jika terjadi bencana alam tidak boleh berdoa untuk menolak bencana tersebut.
Karena, bisa saja itu sebagai hukuman atau peringatan untuk manusia yang telah berbuat mungkar kepada Allah SWT.
“Ini mohon maaf, seperti gempa maupun banjir terjadi, itu adalah sebuah peringatan. Manusia tidak usah sok berdoa untuk menolak bencana alam yang terjadi itu,” kata Gus Baha.
Waliyullah saja tidak berani berdoa minta musibah itu tidak terjadi, karena jika tidak terjadi bencana alam bisa menyebabkan orang yang berbuat maksiat tetap senang dan merajalela.
“Artinya, kalau tidak ada bencana, bisa jadi tenangya maksiat,” tegas Gus Baha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026