SuaraBandung.id – Apakah gara-gara informasi Kuat Ma’ruf yang belum jelas benar-benar jadi motif Ferdy Sambo menghabisi Brigadir J?
Atau, ada motif lain di mana Brigadir J memiliki rahasia besar yang diduga didalangi Ferdy Sambo?
Pengamat Hukum Tata Negara, Refly Harun melihat tidak masuk akal jika apa yang dikatakan Kuat menjadi dasar Ferdy Sambo menghabisi secara sadis Brigadir J.
Menurut Refly Harun, motif yang paling masuk akal kenapa Brigadir J dihabisi adalah keterangan dari IPW.
Jelasnya, jika alasannya Brigadir J punya rahasia besar terkait dugaan kejahatan Ferdy Sambo, lebih bisa diterima logika.
Jelasnya, jika ada kasus besar yang melibatkan komplotan Ferdy Sambo sedang ditutupi, lalu diketahui Brigadir J, maka menghilangkan saksi adalah hal “paling gampang”.
“Kalau seperti yang dikatakan IPW (diduga ada kejahatan besar), terkait perjudian narkoba, ini pasti bukan karena Ferdy sendiri,” kata Refly Harun.
Refly menduga, ada sebuah komplotan di belakang itu yang mungkin terancam oleh sosok Brigadir J.
“Nah kalau itu masuk akal, kalau kejahatan mereka mau terbongkar, paling gampang menghabisi orang biar tidak ada bukti,¨ ujarnya.
Namun, jika alasannya Brigadir J dihabisi karena informasi yang disebarkan Kuat, dinilai Refly tidak mendasar dan masuk akal.
Dilansir dari kanal Youtube Refly Harun pada Senin (15/8/2022), pengakuan Kuat Ma´ruf si asisten rumah tangga, dinilai sumir, lantaran tidak jelas.
Andai Kuat benar memergoki Brigadir J berbuat tidak senonoh pada Putri, seperti apa yang dimaksud dengan hal tersebut.
Andai kejadian di Magelang yakni Putri Candrawathi dan Brigadir J terlihat duduk berdekatan di sofa dan kamar, apa setimpal jika harus sampai membunuhnya.
Refly Harun mempertanyakan soal Kuat yang disebut jadi pemicu, sementara keterangannya hanya sebatas dugaan saja.
“Let´s say itu yang benar (keterangan Kuat) jadi pemicu. Apakah itu setimpal untuk merencanakan pembunuhan (Brigadir J)?” tanya Refly Harun.
“Lets say dia (Kuat) bilang lihat Brigadir J dan Putri berdekatan di sofa dan kamar,” katanya.
“Tapi, berdekatan ini kan gak jelas, katakanlah misal intim begitu kan, tidak mungkin Ma´ruf langsung menegur,” katanya.
Belum laga kata Refly Harun, Kuat tidak bilang berpelukan, atau berciuman, hanya berdekatan.
Apabila keterangan Kuat menjadi dasar Ferdy Sambo marah dan membunuh Brigadir J, Refly Harun mengatakan sangat kejam.
¨Dia (Kuat) bilang kan duduk berdekatan (bukan melakukan hubungan intim), lalu dilaporkan ke Putri,” sebutnya.
“Katakanlah misal mengaku dilecehkan, maka apakah iya Ferdy Sambo tiba-tiba merencanakan pembunuhan?” katanya.
“Kalau begitu kejam sekali (Ferdy Sambo), baru mendengar isu (bisikan Kuat) saja langsung merencanakan pembunuhan,¨ pungkasnya.
Melihat hal itu, Refly Harun melihat ada keanehan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Refly Harun mempertanyakan kenapa Irjen Ferdy Sambo membuat konspirasi yang melibatkan anak buah dekatnya, padahal dia seorang jenderal.
“Aneh (Tindakan Ferdy Sambo). Keanehan kedua, kenapa dia (Ferdy Sambo) harus berkonspirasi dengan anak buahnya untuk membunuh Brigadir J, dia kan jenderal tinggal panggil yang lain saja, kenapa dia harus berkonspirasi?” ucapnya.
Sumber: TvOne |Youtube Refly Harun
Berita Terkait
-
Senjata Brigadir J Sudah Dilucuti dari Magelang, Brigadir Ricky Rizal Ambil Alih Keadaan, Dengar: Jangan di Sini dong
-
Arti Rintihan Istri Ferdy Sambo, Terbongkar Juga, Susi yang Lihat Kuat Gendong Putri
-
Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Tetap Bebas, 2 Hal Mengerikan Ini Segera Dirasakan Polri, Mana harus Diselamatkan?
-
Sudah Pengalaman, Sosok Ini Ungkap Adanya Operasi Senyap Loloskan Ferdy Sambo dari Hukuman Mati
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!
-
Mengapa Produk 'Tanpa Bahan Kimia' Kini Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan
-
Prediksi Pencetak Gol Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV
-
Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup
-
Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya
-
Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z