SuaraBandung.id - Ustaz Abdul Somad (UAS) ditinggal oleh ibundanya pada tahun 2019 lalu. Menurutnya, tahun itu merupakan tahun yang berat untuk ia lalui.
UAS mengemukakan pengalamannya itu melalui Channel YouTube Daniel Mananta Network (DMN). Ia menyebut bahwa dirinya memiliki keterikatan yang besar kepada ibunya.
UAS juga menjelaskan bahwa ujian yang pernah ia alami itu merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Ia mengaku bisa hidup sampai sekarang adalah berkat kasih sayang Allah SWT.
"Kalau selama ini, saya (sering) menasehati orang, (bahwa) menghadapi hidup kamu harus punya dua, yang pertama sabar. Tahan pikiran, tahan hati (dan) tahan lisan, jangan buruk sangka pada Tuhan. Kedua, mesti banyak sholat, mesti banyak doa, mesti banyak mendekatkan diri, mesti banyak baca Qur'an, mesti banyak dzikir, ingat, eling," terang UAS.
Pada tahun 2019 itu, bertepatan dengan tiga bulan setelah ibundanya meninggal dunia, UAS mengalami sebuah kasus. Kasus itu mengharuskan dirinya untuk melakukan klarifikasi kepada publik atas video yang diunggahnya.
.
"Saat (kejadian) itu, saya mesti menceramahi diri saya sendiri, mencobanya, melakukannya. Saya yakin dan percaya, karena Allah masih sayang dengan saya," tambahnya.
Sebelumnya, UAS menjelaskan ujian yang ia alami secara beruntun pada tahun 2019.
"Pilpres (dilaksanakan) bulan April, ibu meninggal (pada) bulan Maret. Jadi pukulan beruntun, karena begitu ibu meninggal bulan Maret, (lalu) datang bulan April, fitnah besar itu terjadi buat saya," ungkap UAS.
Ia juga mengatakan tahun itu sebagai titik terendah yang ia alami. Bahkan ia harus melepaskan jabatannya pada bulan tersebut.
"Sampai (saya) lepas dari PNS dan sebagainya, saya jatuh pada titik terendah. Disitulah saya yang tadinya hanya tau tentang teks, hapal ayatnya, mengajarkannya (ke orang lain), disitu saya benar-benar mengamalkannya (sendiri)," Abdul Somad menerangkan.
Berita Terkait
-
UAS Menerangkan Mukjizat Seorang Nabi Kepada Daniel Mananta, Ternyata Inilah Nabi yang Tersebut
-
Sekjen Gerindra Menyebut Nama Prabowo Saat Temui UAS, Begini Terangnya
-
Bagi Para Guru, Dua Hal InI Bisa Menjadi Ladang Amal, Ternyata Begini Pesan UAS
-
Seketika Tabir Gaib Tersingkap, Begini Tanda Ruh Dicabut dari Orang yang Khusnul Khotimah Kata Ustadz Abdul Somad
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan