SuaraBandung.id – Setiap mahluk yang bernyawa akan mendapat takdir meninggal dunia atau mati.
Hal tersebut sebagaimana difirmankan Allah SWT yang artinya setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian.
Dalam takdir kematian, ada dua perbedaan. Pertama adalah meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah, atau meninggal dunia dalam keadaan su'ul khotimah.
Meninggal dalam keadaan husnul khotimah, artinya perjalanan di dunia ini berakhir dengan kebaikan.
Dalam hal ini adalah kehidupannya di dunia ditutup dengan akhir yang baik, yakni penuh keimanan dan amal yang diterima.
Bagi umat Islam, meninggal dalam keadaan khusnul khotimah adalah menjadi harapan besar.
Dalam berbagai Riwayat menyebutkan, umat Muslim yang meninggal dalam keadaan husnul khotimah, Insya Allah dijamin masuk surga.
Dengan janji Allah tersebut, banyak orang berlomba-lomba berbuat kebaikan agar mendapat hari akhir yang Bahagia bersama Nabi Muhammad SAW.
Untuk menuju kehidupan yang baik dan mendapat ridho Allah, maka selain berdoa, setiap umat Islam harus senantiasa berbuat baik dan istiqomah beribadah.
Dengan melakukan cara dan anjuran tersebut, Insya Allah harapannya untuk meninggal husnul khotimah kemungkinan akan terwujud, jika Allah berkehendak.
Nah, bagaimana untuk mengetahui jika seorang Muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah atau sebaliknya.
Nabi Muhammad pernah memberi kajian ilmu tentang tanda-tanda kematian akan datang secara dzahir.
Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad dikutip SuaraBandung.id dari channel YouTube Kisah Motivasi Dakwah, memiliki tanda-tanda tertentu ketika seseorang meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
Saat seseorang meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah, maka akan meninggalkan bekas tertentu.
UAS sapaan Ustadz Abdul Somad memberi penjelasan, terdapat pada wajahnya yang bisa kita saksikan saat dirinya meninggal.
Seseorang yang meninggal dunia pada posisi husnul khotimah akan meninggalkan bekas keringat yang membasahi keningnya.
Tetesan keringat yang menempel di alis, tepat di atas antara kedua alisnya yang tampak seperti air embun pagi.
Namun, tidak semua orang Islam bisa meninggal hingga bekas keringat di kening. Hal itu lantaran keringat yang keluar ini adalah karena ada sebab-sebab tertentu.
Dijelaskan UAS, bahwa sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Ketika seseorang sudah dalam keadaan sekarat, ada sosok malaikat yang datang.
Kemudian dijelaskan UAS, malaikat tersebut mengepakkan kedua sayapnya, lalu orang yang sekarat tadi seketika melihat tabir gaib pun mulai tersingkap.
Berita Terkait
-
Jika 5 Hal Ini Bisa Dilakukan Manusia, UAS Mengatakan Bermaksiatlah
-
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini 30 Agustus 2022 Lengkap Doa serta Hajat Langsung Tembus ke Pintu Langit dari Ustaz Abudl Somad
-
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini: Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum Baca Niat Salat Diucapkan Lisan hingga Terdengar
-
Mengerikan! Ustaz Abdul Somad Unggah Doa Habib Rizieq: Semoga Allah SWT Menghancurkan Sehancur-hancurnya Para Pelaku Pembantaian Tragedi KM 50
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan