/
Senin, 12 September 2022 | 08:22 WIB
Ilustrasi bersiwak (PIXABAY)

SuaraBandung.id - Begitu luar biasanya kandungan siwak dan manfaatnya,  Allah ridha, Allah cinta dan merahmati mereka yang bersiwak. Demikian diungkapkan dr. Zaidul Akbar tentang pentingnya bersiwak serta memaparkan bagaimana keistimewa bagi mareka yang bersiwak. 

Dilansir SuaraBandung.id dari channel YouTube dr. Zaidul Akbar Official yang diunggah pada Juni 2022 lalu dengan judul ‘Faedah Bersiwak’. Di awal video dr. Zaidul Akbar mengatakan tentang bagaimana cara bersiwak. 

“Buang dulu ujungnya, kita gigit sampai membentuk serabut, lalu sikat ke gigi. kenapa menjadi penting? Karena,  pertama, hadist-hadist tentang bersiwak sangat banyak dan Allah ridha Allah cinta bahkan merahmati yang bersiwak,” papar dr. Zaidul Akbar. 

Lebih jauh dalam feed channel YouTube-nya, dr. Zainul Akbar menuliskan beberapa hadist tentang bersiwak yang ia paparkan sebelumnya. 

Anas  
Rasulullah bersabda, ‘Aku perbanyak (anjuran) untuk kalian  bersiwak.” (HR. Bukhari no. 888]
.
Syuraih bin Hani’ berkata, “Aku bertanya kepada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ‘Dengan apa Nabi memulai ketika beliau memasuki rumahnya?” ‘Aisyah menjawab, “Dengan bersiwak.” (HR. Muslim 253)

Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku masuk menemui Nabi  ketika ujung siwak sedang berada di lisannya.” (Muttafaqun ‘alaih]

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siwak itu pembersih mulut dan (penyebab) keridaan Rabb.” (HR. An-Nasai dan Ibnu Khuzaimah dalam kitab sahihnya dengan sanad yang sahih) 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah  bersabda, “Seandainya tidak memberatkan umatku—atau tidak memberatkan manusia—, aku pasti memerintahkan mereka untuk bersiwak bersamaan dengan setiap kali shalat.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 887 dan Muslim, no. 452]

Ia juga menyampaikan, dimana Rasulullah begitu seringnya bersiwak. “Mau ketemu istri disuruh siwak, mau masuk rumah disuruh siwak, mau shalat disuruh siwak, abis wudhu disuruh siwak, mau dapat ridho Allah disuruh siwak,bahkan menjelang wafatpun Rasulullah bersiwak,” paparnya pada feed. 

Baca Juga: Jadwal Samsat Keliling Bandung Barat, Lebih Mudah dan Cepat

Lebih jauh ia juga menyampaikan, di dalam rongga mulut kita ada banyak sekali serabut saraf yang selain terhubung ke organ seperti jantung juga ke otak, bersiwak yang di perintahkan Rasulullah itu seperti “memijat” saraf-saraf yang ada di rongga mulut dan membersihkan rongga mulut kita termasuk gigi dalam hal yang sejatinya Allah menyukai hambaNya yang bersih, mulutnya wangi, hamba yang kuat dan hamba yang cerdas, sepertinya dugaan saya karena serabut saraf di mulut ini terhubung ke otak, maka siwak cara mudah kita me “mijat” saraf tersebut sehingga otak pun bereaksi , diluar tentunya manfaat membersihkan gigi, coba deh kayu siwak yg sdh lunak tsb di gosok2an ke gigi dan email bagian dalam, seperti geli geli gimana gitu khan.? ungkap dr. Zaidul Akbar. 

Ia juga menuturkan, luar biasanya siwak, kandungan dan manfaatnya
terdapat 2 fitur utama dari siwak , yaitu terkait mekanis dari serat siwaknya.,dan terkait kandungan alaminya.  “kandungan komponen bioactive nya masyaaAllah dan ini sulit dikejar oleh pasta gigi kimia,kecuali harus menambah sekian banyak kimia sintesis, dari hasil penelusuran, juga ada yg menyebutkan bila proses bersiwak juga memiliki fitur massage the gum, memijat gusi dan di tulisan  yg lain, efek pemijatan gusi dapat memperlancar microsirculation dan juga regenerasi sel2 di rongga mulut,” katanya. 

Secara rinci, dr. Zaidul Akbar pun menuliskan kandungan alami yang terdapat pada siwak yakni Silica, tanin, resin,alkaloid, esensial oil, sulfur, vitamin c, sodium bicarbonat, kalsium, flouride, klorida,n benzil 2 fenilasitamid, trimetilamine, flavonoid. 

“Itu kandungan alami semua bukan sintetik ya,  dan hampir sebagian besar manfaatnya dalam perlindungan gigi, mencegah karang gigi, melindungi dari jamur, bakteri, menguatkan penyembuhan gigi , membersihkan noda di gigi dan manfaat berlimpah lainnya dalam siwak,” tambahnya. 

“Canggih khan..?” tanyanya. 

Diakhir ulasannya, dr. Zaidul Akbar sarankan agar kita bersiwak. 

“Allah pilihhkan yang terbaik untuk gigi manusia terbaik yaitu Rasulullah  dan bisa kita gunakan sampe hari ini. Makanya wajar sampe nabi nyuruh bersiwak hampir di setiap saat bahkan Rasulullah suka meletakkan kayu siwak di mulut beliau yang mulia karena berkahnya kayu siwak ini..kantongin kayu siwak dan seringlah bersiwak,” katanya menyarankan dalam kalimat penutupnya.

Load More