/
Senin, 12 September 2022 | 12:14 WIB
Kolase foto istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Putri Candrawathi mengaku dilecehkan Brigadir J. Dia mengatakan diraba bagian paha, payudara, dan bagian intim. (baliputra sundana)

SuaraBandung.id – Pengacara keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan membongkar adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
 
Dalam SP3 tersebut terbambar secara jelas bagaimana reaksi istri Ferdy Sambo saat berada di kamar.
 
Putri Candrawathi mengaku jika dirinya sedang tertidur, lalu Brigadir J masuk ke dalam kamar pribadi.
 
Di sana Brigadir J dituding langsung melakukan serangan secara seksual dengan menyentuh beberapa bagian tubuh istri Ferdy Sambo.
 
Johnson Panjaitan mengatakan SP3 tersebut tertanggal 8 Juli 2022, atau di hari kematian Brigadir J.
 
Beredar isi SP3 berdasar laporan dari Putri Candrawathi soal pelecehan seksual yang dituduhkan pada Brigadir J.
 
Isi dalam SP3 sangat jelas jika laporan Putri Candrawathi adegan dewasa di kamar istri Ferdy Sambo itu dengan Brigadir J.
 
Pada isi SP3, dituduhkan Putri Candrawathi, jika payudara, paha, hingga kemaluannya diraba Brigadir J.
 
Bukan itu saja, Putri Candrawathi mengaku dirinya diancam Brigadir J.
 
Ketika itu Brigadir J meraba-raba bagian intim Putri Candrawathi. 
 
Johnson Panjaitan membongkar isi SP3 tersebut agar publik tahu bagaimana kebohongan yang dilakukan istri Ferdy Sambo mengenai Brigadir J.
 
Lokasi dalam SP3 tersebut tertera TKP kejadian, yakni rumah dinas mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo di Duren Tiga.
 
Berikut adalah isi SP3 Laporan Putri Candrawatri yang dibacakan di acara TvOnews 6 September 2022.
 
Pada hari jumat tanggal 8 Juli 2022, sekitar Pukul 17.00 di Kompleks Duren Tiga.
 
Bermula ketika korban sedang berada didalam kamar. Dalam posisi terbaring di tempat tidur, tiba-tiba pelaku (Brigadir J) masuk dan langsung memegang paha, kemaluan, serta memegang payudara korban.
 
Kemudian korban kaget, dan langsung berteriak tolong...tolong..tolong...
 
Namun pelaku langsung mengancam korban dengan cara menodong senjata api ke kepala korban.
 
Korban yang merasa ketakutan, kembali berteriak dengan kalimat tolong-tolong...tolong...
 
Pelaku langsung keluar dari kamar korban. Akibatnya korban merasa ketakutan dan menceritakan kepada suami korban.
 
Kejadian Magelang

Bripka RR dan rekan sesama ajudan, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mendapat panggilan pulang dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Saat tiba di rumah TKP Magelang, semua orang berkumpul di lantai dua. 

Bripka RR melihat istri Ferdy Sambo tampak sakit berbaring di kamarnya. 

Saat Bripka RR menengok kondisi istri Ferdy Sambo, malah diminta Putri Candrawathi untuk memanggil Brigadir J.

Akan tetapi, saat Brigadir J akan masuk ke kamar Putri Candrawathi malah dihalangi ART, Kuat Maruf. 

Kuat Ma'ruf fitnah Brigadir J

Bripka RR melihat Kuat dan Brigadir J bertengkar. Kuat menuding jika Brigadir J melakukan tindak pelecehan seksual pada istri Ferdy Sambo.

Sementara itu Brigadir J marah lantaran merasa difitnah oleh Kuat soal dugaan pelecehan.

Baca Juga: Saling Puji Beckham Putra dan Luis Milla, Persib Kirim Sinyal Darurat untuk Barito Putera

Saat itu, Bripka RR melihat keduanya bertengkar. Kemudian Brigadir J mengalah dan turun ke lantai satu. 

Sama seperti kesaksian Bharada E

Apa yang diungkap Bripka RR di TKP Magelang, sama dengan cerita yang pernah diungkap oleh Bharada E.

Dari kesaksian Bharada E yang diungkap mantan pengacaranya, Deolipa Yumara, menuturkan kejadian pada Kamis (7/7/2022), di mana insiden terjadi. 

Bharada E menceritakan awalnya dia bersama rekan ajudan, Bripka Ricky Rizal (Bripka RR) mengantar makanan untuk anak Ferdy Sambo di sekolah taruna. 

"Sore hari itu (7/7/2022) sekitar jam 18.00 WIB ditelepon sama Putri lewat Bharada E, pengin cari Ricky," beber Deolipa dikutip kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (27/8/2022). 

Load More