SuaraBandung.id - Hukum shalat ketika sedang di perjalanan, menjadi pertanyaan bagi umat muslim. Terutama ketika sedang melakukan perjalanan yang jauh. Umat muslim tetap wajib menunaikan ibadah sholat 5 waktu.
Bahkan jika setelah melaksanakan ibadah di bulan puasa, banyak umat muslim yang ingin merayakan idul fitri di kampungnya. Perjalanan pulang ke kampung terkadang membutuhkan waktu yang sangat lama.
Pada hari-hari biasa pun, ketika harus melakukan perjalanan jauh maka shalat wajib tidak boleh ditinggalkan. Solusi untuk tetap melaksanakan shalat 5 waktu saat di perjalanan itu pun dibahas oleh Buya Yahya.
Buya Yahya memberikan penjelasan terkait sholat jamak dan qoshor, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV berjudul “Bagi Yang Mudik, Ini Penjelasan Sholat Jamak & Qoshor”, diunggah pada 13 Juni 2018.
Apabila dua shalat shalat wajib dilakukan sekaligus di waktu shalat yang pertama yakni dengan meringkas shalat wajib itu maka disebut jamak taqdim. Contoh jamak taqdim yaitu mengerjakan sholat dzuhur dan ashar dilaksanakan di waktu dzuhur.
Sedangkan, apabila dua shalat wajib itu dikerjakan di waktu sholat yang terakhir, maka disebut jamak takhir. Contoh jamak takhir yaitu melaksanakan sholat dzuhur dan ashar yang dikerjakan di waktu ashar.
Dengan demikian, sholat jamak terbagi dua, yaitu shalat jamak taqdim dan sholat jamak takhir.
Shalat jamak itu bisa dilakukan dengan cara qashar, contohnya yaitu jika shalat dzuhur dan ashar dijamak di waktu dzuhur dengan melaksanakan masing-masing shalat itu hanya 2 rakaat saja. Namun apabila tanpa mengqashar, maka dikerjakan empat rakaat masing-masing.
Terdapat 3 shalat yang boleh diqashar, yaitu Shalat dzuhur, shalat ashar, dan shalat isya yang masing-masing jumlah rakaatnya itu 4 rakaat. Shalat qashar addalah shalat wajib yang diringkas jumlah rakaatnya.
Baca Juga: Amalkan Dzikir Ini Sekali Pahalanya Setara dengan Dzikir Satu Malam Ungkap Gus Baha
Sebelumnya, Buya Yahya menjelaskan sholat jamak dan qoshor bagi yang sedang mudik.
Ada beberapa kondisi bagi umat muslim yang mendapatkan keringnan dalam menjalankannya. Satu di antaranya yaitu saat sedang dalam perjalanan dan di atas kendaraan.
“Rasulullah SAW melaksanakan shalat sunnah di atas kendaraan tanpa menghadap kiblat” (HR. Bukhari 1094).
Pada saat naik kendaraan, umat muslim pun diperbolehkan untuk shalat di atas kendaraan. Hal itu menurut para ulama.
Jarak minimal perjalanan bagi orang yang diperbolehkan untuk menjamak dan mengqashar shalat yaitu 84 kilometer.
“Menjamak (shalat) itu artinya mengumpulkan dua shalat, dzuhur dengan ashar, maghrib dan isya. Kalo mengqashar itu (berarti) sholat yang empat (rakaat) jadi dua”, Buya Yahya menerangkan.
Bagi para musafir, sering terjadi kesalahan dalam mengucapkan niat jamak dan qashar ketika shalat. Hal itu karena masih belum mengerti bagaimana niat jamak dan qashar itu.
“Adapun niatnya tidak usah susah-susah, dalam hati pakai boso Jowo (bahasa jawa), Allah (pun) paham”, ujar Buya Yahya.
“Kemudian kalau syarat menjamak (shalat), ulama mengatakan (itu) sama dengan sholat mengqashar. Bepergian (yang) tujuannya untuk mencapai 84 kilometer (jarak yang ditempuh) meski perjalanannya belum sampai 84 kilometer.” ungkap Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Boleh Tahu atau Tidak Kita Kepo dengan Isi HP Pasangan? Begini Ungkap Buya Yahya
-
Awas! Jangan Lakukan Ini Saat Sholat, akan Termasuk Orang yang Celaka Ungkap Ustadz Adi Hidayat
-
Buya Yahya Membahas Tentang Kesuksesan Hingga Sekolah Mahal untuk Anak, Begini Terangnya
-
Pernah Diganggu Semut? Begini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL