SuaraBandung.id - Dalam salah satu tausiyah tentang rahasia pintu rezeki menurut ajaran Islam, Buya Yahya mengungkap kunci mendapat rezeki.
Dikutip dari Portal Sulut yabg melansir kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa segala sesuatu itu datangnya dari Allah SWT, termasuk rezeki.
"Memang rezeki itu bisa lewat manusia, tapi itu bukan rezeki sesungguhnya," katanya.
Buya Yahya mengatakan Allah adalah sebaik-baik zat yang memberi rezeki.
"Allah SWT yang memberikannya,” ucapnya.
Memang betul lewat orang tua kita. Tetapi Allah adalah sumbernya dari rezeki sesungguhnya.
Buya Yahya menegaskan bahwa seseorang tak perlu khawatir soal rezeki.
"Maknanya begini, jika seseorang kehilangan pekerjaan tidak boleh terpuruk. Sebab, rezekinya bukan dari atasan atau manusia, karena sumber rezeki hanya dari Allah SWT," papar Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, yakinlah, kapanpun rezeki kita terhenti dari seseorang, maka Allah SWT akan membuka jalan pintu rezeki yang lain.
Baca Juga: Inul Daratista Ungkap Rahasia Awet dengan Adam Suseno: Kudu Sabar
Buya menegaskan untuk menyikapi masalah rezeki dengan pikiran yang terbuka dan tenang, seseorang tidak usahs tress.
"Tidak usah stres, seolah tidak punya Tuhan. Allah SWT maha kaya" ungkap Buya Yahya.
"Karena Allah telah menjamin akan adanya rezeki bagi hambanya," lanjut Buya.
Buya Yahya menegaskan tidak boleh mengambil bukan milik dirinya sendiri.
“Haram baginya," tegas Buya Yahya.
Menurut Buya, orang yang dengan sengaja mengambil yang bukan haknya itu adalah orang yang sudah tidak percaya dengan adanya kekayaan Allah SWT.
Buya Yahya menyarankan seorang muslim tidak melanggar ketentuan agama daan selalu percaya dengab kekuasan Allah SWT.
"Nauzubillah. Semoga kita tidak seperti orang-orang demikian. Semoga senantiasa kita percaya akan kekuasaan Allah SWT yang maha memberi rezeki dan pertolongan," tutup Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026