PURWOKERTO.SUARA.COM, Rebo Wekasan adalah tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat nusantara, khususnya Jawa. Tradisi ini dilakukan di Rabu terakhir Bulan Safar, atau di bulan ini tepat pada Rabu 21 September 2022.
Tradisi ini ditujukan untuk memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari berbagai malapetaka dengan melakukan berbagai amalan, misal shalat dan berdoa.
Namun ternyata, menurut ulama Cirebon Buya Yahya, tradisi Rebo Wekasan sebenarnya tidak berpijak pada sumber hukum syariat Islam, baik Al Quran, Hadits, Ijma dan Qiyas.
“Tidak ada petunjuk dari Nabi SAW untuk amalan Rebo Wekasan,”katanya
Ia menjelaskan, cerita mengenai turunnya bala/penyakit di Rabu terakhir Bulan Safar datang dari orang yang dianggap saleh (kisah sufi) yang menyarankan umat Islam untuk mengamalkan salat hajat agar terhindar dari penyakit itu.
Namun Buya Yahya menegaskan umat jangan langsung memvonis amalan itu bid’ah. Karena bisa saja, atas kehendak Allah, orang saleh diberi ilham atau berita bahwa hari itu datang sesuatu tidak baik.
Terlebih yang diperintahkannya adalah sesuatu yang baik, bukan keharaman.
Umat Islam pun diperbolehkan mengikuti saran orang saleh itu. Dengan catatan, amalan itu tidak bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Amalan yang diperbolehkan harus bersumber dari ajaran Nabi SAW, bukan dari yang lain. Ia menyontohkan, dalam Rebo Wekasan, ada amalan salat hajat (tolak bala) atau bersedekah. Amalan itu memang diajarkan Nabi SAW.
Baca Juga: Rupiah Tembus 15 Ribu Rupiah Per Dollar Amerika
“Salat hajat, sedekah, berdoa agar dijauhkan dari malapetaka, itu boleh,”katanya
Namun ia menggarisbawahi, ilham tidak boleh menjadi hujjah (dalil). Hujjah umat Islam adalah Quran, Hadits, Ijma dan Qiyas. Karenanya, tidak boleh mencaci atau menentang umat Islam yang enggan mengikuti tradisi Rebo Wekasan.
Karena bukan hujjah, ilham ulama tidak harus dipercaya.
“Kalau ada amalah salat, bukan salat dari kyai itu. Tapi salat yang dianjurkan Nabi SAW, misal salat hajat,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Penduduk Miskin di Riau Bertambah, Terbesar dari Perdesaan
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
Diserang dan Dituduh Punya Tabung Whipe Pink, Awkarin Bela Diri: Itu Punya Mantan Gue!
-
Prilly Latuconsina Klarifikasi Open to Work LinkedIn Usai Dikritik Netizen
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret