SuaraBandung.id - Ada cerita yang mengejutkan sebelum Bharada E menembak Brigadir J di Duren Tiga pada Jumat, (8/7/2022).
Ketika itu Bharada E mengaku sangat gelisah tentang apa yang akan terjadi. Kegelisahan Bharada E ini sangat dirasakan ketika perjalanan dari Saguling III menuju Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Di Duren Tiga ini lah Bharada E menjalankan semua perintah Ferdy Sambo, yakni menembak Brigadir J.
Richard Eliezer atau Bharada E buka-bukaan pada kuasa hukumnya, Ronny Talapessy.
Bharada E mengatakan ada ketidakpercayaan jika dirinya harus menembak Brigadir J di Duren Tiga.
Ronny Talapessy mengatakan, sebelum mengeksekusi Brigadir J, Bharada E sempat masuk toilet untuk berdoa.
Tahu rencana pembunuhan
Bharada E melalui Ronny Talapessy mengaku, jika dirinya sudah mengetahui adanya rencana menembak Brigadir J sejak dari Saguling III, Jakarta Selatan.
Kepada Ronny Talapessy, Bharada E mengaku telah mengetahui rencana penembakan Brigadir J.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Dana Puluhan Triliun untuk Gaji PPPK tahun 2023
Hal itu diketahui Bharada E sejak di rumah Ferdy Sambo, Jalan Saguling III, Jakarta Selatan.
Setelah mendapat perintah menembak dari Ferdy Sambo, Bharada E mengaku sempat berdoa.
Ronny Talapessy menjelaskan semua dilakukan saat kliennya mengetahui rencana penembakan Brigadir J.
Bharada E saat itu pergi ke toilet dan berdoa sebelum berangkat ke rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga.
Saat itu, Bharada E dipanggil ke lantai tiga rumah Saguling. Di sana dia disuruh menembak Brigadir J.
"Bharada E (tersangka penembak Brigadir J) dipanggil ke lantai tiga oleh Bripka RR (Ricky Rizal)," kata Ronny Talapessy menjelaskan.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Lakukan Hal Tak Biasa Saat Kumpulkan Ajudan untuk Tembak Brigadir J, Buka-bukaan Ada Pembangkangan
-
Muncul Desakan Tes DNA Nyonya Sambo, Isu Perselingkuhan Makin Liar, Hubungan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf Terbongkar
-
Langsung Ada yang Ngamuk Saat Hotman Paris Sudah Deal Bela Ferdy Sambo, Mengaku 3 Hari Tak Bisa Tidur
-
Ferdy Sambo sang Pecatan Polri Belum Menyerah, Tantang Hasil Putusan Para Jenderal di Arena PTUN
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?